Erick Thohir: Industri 4.0 Butuh Peta Jalan Bukan Sekadar Bicara

Antara, Jurnalis · Senin 14 Juni 2021 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 320 2425011 erick-thohir-industri-4-0-butuh-peta-jalan-bukan-sekadar-bicara-a2TaXVXzvE.jpeg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/Kementerian BUMN)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan transformasi industri tradisional menuju Industri 4.0 membutuhkan peta jalan atau roadmap.

"Bagaimana (transformasi) dari industri tradisional ke Industri 4.0 itu ada peta jalannya atau roadmap, bukan sekedar hanya bicara jadi Industri 4.0," ujar Menteri BUMN Erick Thohir dilansir dari Antara, Senin (14/6/2021).

Baca Juga: Erick Thohir: Bangun Ekonomi Indonesia dengan Akhlak

Oleh karena itu Menteri BUMN Erick Thohir betul-betul meminta ada konektivitas antara SDM senior dan junior BUMN secara terbuka.

"Kenapa? Kalau kita jadi dinosaurus, BUMN-nya bangkrut semua dan berapa banyak orang kehilangan pekerjaan dan berapa banyak public service yang hilang kepada perlindungan masyarakat yang kurang mampu," ujar Erick Thohir.

Erick Thohir sendiri tidak segan-segan meminta kepada Himbara dan Telkom, salah satu klaster yang bisa beradaptasi dengan pasar terbuka serta persaingan dengan pemain asing dan swasta supaya bisa berkelanjutan atau sustain. Kendati demikian Menteri BUMN itu terus mendorong Himbara dan Telkom untuk terus maju dan berkembang.

Baca Juga:Erick Thohir Beri Pelatihan Direksi-Komisaris BUMN agar Punya Akhlak dan Rukun

Erick Thohir meminta agar BUMN di klaster lainnya harus mengikuti adaptasi dan langkah-langkah baik yang sudah dilakukan oleh Himbara dan Telkom dalam memenangkan persaingan.

"Saya sendiri kalau mengerjakan apapun dengan hati. Saya ingin kita semua memiliki hal tersebut, karena salah satu poin nilai inti AKHLAK itu adalah Amanah, hati," katanya.

Sebelumnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggandeng Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mengakselerasi perusahaan BUMN bertransformasi mengimplementasikan Industri 4.0.

Inisiasi tersebut dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang pelaksanaan asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk BUMN yang dilakukan oleh Kemenperin dan Kementerian BUMN.

Menteri BUMN mengatakan untuk mendukung Making Indonesia 4.0, Kementerian BUMN berinisiasi untuk membuat Program Making BUMN 4.0. Hal ini sesuai dengan salah satu prioritas Kementerian BUMN, yakni kepemimpinan teknologi yang berisi harapan BUMN ke depan untuk mampu memimpin secara global dalam sektor teknologi strategis dan melembagakan kapabilitas digital.

Transformasi Industri 4.0, lanjutnya, harus senantiasa diiringi perubahan mindset sebagai elemen terpenting dalam proses transformasi, yakni kesadaran akan adanya manfaat menggunakan peralatan digital, bukan hanya sekedar kemampuan untuk menggunakan teknologi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini