Kasus Covid-19 Naik, Banyak Investor Asing Kabur dari RI

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 19:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 278 2425685 kasus-covid-19-naik-banyak-investor-asing-kabur-dari-ri-hxSuClJtx8.jpg Banyak Investor Tinggalkan Pasar Modal Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Kasus Covid-19 di Indonesia meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Hal ini pun menahan laju penguatan IHSG.

Founder and CEO EMTrade Ellen May menuturkan, saat ini para investor sedang menanti perkembangan kasus Covid-19. Di mana, banyak investor asing yang beberapa waktu lalu sempat hengkang dari pasar saham Indonesia dan sampai saat ini belum kembali masuk.

Baca Juga: Pandemi Tingkatkan Transaksi Saham di Jabar Tembus Rp182,7 Triliun

“Banyak investor asing yang waktu itu sempat hengkang dari Indonesia, sekarang juga banyak yang belum kembali masuk ke Indonesia meskipun IHSG sudah menunjukkan tanda recovery. Kenapa? karena mereka masih menunggu apakah Indonesia sanggup menangani Covid-19 ini,” tuturnya dalam acara 2ND Session Closing Market IDX Channel, Selasa (15/6/2021).

Baca Juga: IPO, Perusahaan Tambang Emas Cari Cuan di BEI

Ellen menjelaskan, para investor saat ini juga sedang wait and see terkait kasus Covid-19 ini. Selain itu, investor juga masih menunggu rilis laporan keuangan kuartal satu yang masih ada beberapa belum keluar.

“Nanti kalau misalkan rilis laporan keuangan kuartal satu itu sudah banyak yang keluar, pasti hasilnya juga akan lebih baik dari tahun sebelumnya,” jelas dia.

Sementara itu, Ellen menyatakan, bahwa dalam jangka menengah dan panjang pada beberapa bulan ke depan bursa saham akan membaik. Hal tersebut terjadi karena didorong oleh perekonomian yang juga membaik.

“Meskipun kasus Covid-19 ini semakin tinggi, tapi kita juga melihat bahwa di sekitar kita saat ini seperti masyarakat sudah mulai terbiasa dengan kondisi new normal. Jadi, dengan kondisi masyarakat yang seperti di mana mereka sudah mulai beraktivitas, saya sangat yakin perekonomian akan membaik. Dan nanti akan tercermin di pasar saham kemungkinan pada kuartal ketiga atau kuartal keempat,” tutup dia. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini