Sepatu Bata Pertahankan Garai di Mal Demi Penjualan Double Digit

Aditya Pratama, Jurnalis · Rabu 16 Juni 2021 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 278 2426338 sepatu-bata-pertahankan-garai-di-mal-demi-penjualan-double-digit-uLcoqILWDR.jpg Sepatu Bata Targetkan Kenaikan Penjualan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Sepatu Bata Tbk (BATA) tidak akan menutup toko di mal pada tahun ini. Selain mempertahankan gerai yang tetap beroperasi, produsen sepatu bata ini akan memaksimalkan penjualan melalui digital.

"Kami tidak berpikiran untuk menutup toko di mal, toko tetap buka, kita mengikuti apa yang diarahkan pemerintah. Tapi kita juga bertahan kepada digital bisnis," ujar Direktur Sepatu Bata, Hatta Tutuko dalam Public Expose BATA secara virtual, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga: Penjualan Anjlok 50%, Sepatu Bata Jualan Online

Hatta menambahkan, per Mei 2021 gerai Sepatu Bata di seluruh Indonesia berjumlah 460 toko. Adapun Perseroan telah menutup sekitar 50 tojo karena tidak menguntungkan

"Penutupan toko secara sengaja tidak ada, kami menutup toko itu kalau misalnya toko itu tidak profitable sehingga kita tutup dan tidak ada besar-besaran menutup toko yang dilakukan PT Sepatu Bata," kata dia.a

Baca Juga: Sepatu Bata Rugi Rp177 Miliar Sepanjang 2020

"Apakah akan membuka gerai baru? fokus kita tidak pada pembukaan toko, tapi kita lebih kepada digital bisnis," sambungnya.

Mengenai alasan tidak adanya penjualan wholesale di tahun 2020, Perseroan menyebut wholesale ditiadakan karena Perseroan terkadang memiliki kesulitan likuiditas.

"Wholesale di Indonesia (tidak diadakan) kami melihatnya kadang-kadang ada kesulitan likuiditas, untuk itu wholesale kita tutup karena itu bagian kecil kontribusi terhadap perusahaan dan kita fokus kepada digital bisnis sebagai penggantinya di samping kita punya toko ritel," ucapnya.

Sepatu Bata juga menargetkan pertumbuhan penjualan double digit pada tahun ini. Namun, Perseroan tidak membeberkan angka detil terkait target tersebut.

Hatta mengatakan, pihaknya merasa optimis bisa mencapai hal tersebut dan menurutnya target tersebut realistis melihat kondisi yang ada saat ini.

Nantinya, Sepatu Bata akan fokus pada penjualan digital melalui ChatShop, memanfaatkan Bata Club Member, dan pengembangan franchise.

"Penjualan tahun ini kita berfokus kepada peningkatan penjualan double digit daripada tahun 2020. Saya kira itu target yang realistis dengan kondisi saat ini dengan fokusnya kepada digital, mengembangkan kerja sama dengan franchise, dan juga ada ritel yang mudah-mudahan bisa terus berjalan," ujar Hatta/

Optimisme untuk mencapai target tersebut dilihat dari penjualan saat menjelang Lebaran tahun ini yang mencatatkan kenaikan dibanding tahun 2020.

"Sebagai gambaran kemarin pada waktu lebaran kita cukup berhasil dan cukup optimis bahwa penjualan sepatu Bata di tahun 2021 ini akan jauh lebih baik dari pada tahun 2020," kata dia.

"Lebaran kemarin alhamdulillah kita berhasil menjual cukup baik untuk penjualan di Sepatu Bata," sambungnya.

Dengan adanya peningkatan saat Lebaran tahun ini, Sepatu Bata memperkirakan bisnis di semester I-2021 ini akan membaik dibanding tahun sebelumnya.

"Perkiraan bisnis perseroan di semester ini bahwa lebaran kami berhasil dengan cukup memuaskan, mudah-mudahan semester ini bisa ditutup pada posisi jauh lebih baik dari tahun sebelumnya," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini