Usai Sembako, Kini Pakai Jasa Klinik Kecantikan Kena PPN!

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 16 Juni 2021 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 320 2426194 usai-sembako-kini-pakai-jasa-klinik-kecantikan-kena-ppn-rEZaGmVxXK.png Pajak (Shutterstock)

JAKARTA - Pemerintah berencana akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada jasa pelayanan kesehatan bisa dikenakan. Namun, pajak ini rencananya tidak akan memberatkan masyarakat kecil.

Staf Khusus Menteri Keuangan (Menkeu) Yustinus Prastowo mengatakan jasa pelayanan kesehatan yang berpotensi dipajaki adalah pelayanan kesehatan di luar kesehatan mendasar seperti perawatan ke klinik kecantikan seperti klinik kesehatan yang menyediakan jasa operasi plastik.

Baca Juga: Daftar Sembako Premium yang Kena Pajak, Beras Shirataki hingga Daging Wagyu

"Yang jelas objeknya jasanya bukan penyelenggaranya," kata Yustinus saat dihubungi di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Kata dia, Pemerintah saat ini masih menggodok pembahasan aturan pajaknya. Agar, bisa dibuat rambu-rambunyaa dan mendengarkan para stakeholders.

Baca Juga: Polemik Pajak Sembako Berakhir, Sri Mulyani Pasang Badan

"Yang jelas pemerintah berkomitmen mendukung lembaga pendidikan yang mengemban misi sosial kemanusiaan dan nirlaba untuk terus berkarya," katanya.

Dia menambahkan masyarakat kalangan atas pun yang memang tujuan berobatnya terkait kesehatan mendasar tidak akan dikenai pajak.

"Juga pelayanan kesehatan dasar yang dibutuhkan masyarakat banyak tentu akan mendapat dukungan sehingga tidak dikenai pajak," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini