Kenali Istilah Bull and Bear, MNC Sekuritas: Penting untuk Ketahui Tren Indeks Saham

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 17 Juni 2021 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 278 2426788 kenali-istilah-bull-and-bear-mnc-sekuritas-penting-untuk-ketahui-tren-indeks-saham-Oy4VS29wJv.jpg MNC Sekuritas. (Foto: Okezone.com/MNC Sekuritas)

JAKARTA – Istilah bull and bear memang terdengar lucu untuk orang awam. Meskipun belum familiar, pelaku pasar modal sudah sering mendengar istilah tersebut.

Istilah bull diambil dari banteng, yang menyerang dengan cara menyeruduk dari bawah ke atas. Sementara itu, istilah bear diambil dari beruang, yang justru mencakar lawannya dengan gerakan dari atas ke bawah.

Head of Marketing Online Trading MNC Sekuritas Thomas Hadibowo menjelaskan, relevansi bull and bear dengan pasar modal, bull adalah suatu kondisi ketika indeks harga saham naik, sedangkan bear merupakan kondisi ketika indeks harga saham turun.

Baca Juga: IPO GoTo Berpotensi Cuan, Simak di IG Live MNC Sekuritas Pukul 20.00 Ini!

“Pasar saham bersifat fluktuatif dan jarang stagnan. Itulah sebabnya suatu indeks saham atau harga saham hampir pasti memiliki periode bullish atau bearish. Sebagai seorang investor, penting untuk mengetahui tren indeks saham agar bisa mewaspadainya dan mengambil strategi yang tepat,” jelas Thomas, Kamis (17/6/2021).

Hal yang Menyebabkan Terjadinya Bull and Bear

Beberapa hal disinyalir menjadi pemicu terjadinya kondisi bull and bear. Kondisi bullish, misalnya, terjadi karena inflasi yang rendah, suku bunga stabil, valuasi perusahaan yang rendah dan pertumbuhan ekonomi negara yang semakin baik.

Baca Juga: Milenial Belajar Nabung Saham Yuk! Pantau IG Live MNC Sekuritas Pukul 20.00 WIB

Sedangkan kondisi bearish terjadi karena inflasi yang tinggi, suku bunga yang tidak stabil, nilai mata uang yang fluktuatif dan perekonomian negara yang kurang baik.

Contohnya, pada awal tahun 2020 saat pandemi COVID-19 mulai terjadi, pasar saham Indonesia sempat mengalami kondisi bearish.

Namun, di akhir tahun 2020 saat vaksin mulai ditemukan dan vaksinasi dilakukan secara massal, kepercayaan investor saham meningkat dan pasar justru berbalik arah menjadi bullish.

Strategi Antisipasi Fenomena Bull and Bear

Jika Anda merupakan trader saham yang aktif bertransaksi jual beli saham, Anda perlu memperhatikan kondisi perusahaan secara keseluruhan agar Anda tidak perlu salah langkah. Sebagai contoh, jika Anda sudah terlanjur memiliki saham perusahaan tertentu dan kondisinya sedang bearish, Anda tidak perlu panik karena kondisi tersebut hanya berlangsung sementara waktu.

Strategi yang dapat Anda ambil untuk mengamankan modal Anda adalah dengan cara cut loss untuk sementara waktu, sehingga kerugian tidak terlalu dalam. Namun, jika Anda meyakini kondisi bearish tidak akan berlarut-larut, Anda dapat menahan saham yang Anda miliki atau bahkan melakukan akumulasi lebih lanjut di harga bawah.

Di lain sisi, kondisi bullish merupakan kondisi terbaik untuk Anda menjual saham Anda. Anda pun akan mendapatkan keuntungan dari capital gain.

Pastikan Anda memiliki Target Price yang sudah ditetapkan di awal untuk merealisasikan keuntungan.

Jika Anda mencari momen yang tepat untuk mulai berinvestasi saham, maka saat ini adalah momen terbaik untuk membuka rekening saham Anda. Raih hadiah langsung e-voucher Shopee senilai Rp100 ribu untuk setiap pembukaan rekening saham di MNC Sekuritas secara online melalui aplikasi MNC Trade New.

Apalagi, pembukaan rekening saham secara online sangat mudah dan praktis. Deposit awal pun hanya Rp100 ribu saja. Cek informasi selengkapnya melalui link: bit.ly/promotraktor2!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini