Industri Mamin RI Bisa Jadi Produsen Halal Terbesar di Dunia

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 18 Juni 2021 14:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 320 2427265 industri-mamin-ri-bisa-jadi-produsen-halal-terbesar-di-dunia-lUpbpAxqMs.jpg Industri Makanan Minuman (Ilustrasi: Shutterstock)

JAKARTA – Pelaku usaha industri di sektor makanan dan minuman (industri mamin) optimistis akan mengantar Indonesia menjadi produsen halal terbesar di dunia. Industri ini catatkan nilai ekspor yang mencapai USD31 miliar atau setara dengan Rp441,62 triliun.

Baca Juga: Industri Mamin Jadi Jagoan Dongkrak Ekonomi Indonesia 2021

Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Publik dan Hubungan Antar Lembaga GAPMMI, Rachmat Hidayat, mengatakan, faktor pendorong industri makanan dan minuman raih kinerja gemilang yakni motivasi. Pasalnya, industri halal menjadi bagian dari total industri misalkan makanan dan minuman.

“Memang daya saing industri ini ujung-ujungnya salah satu penyebabnya. Kan kita membutuhkan bahan baku yang banyak ya untuk memproduksi lebih banyak dari Malaysia katakanlah,” dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga: Kendala Industri Gula, Investor Sulit Cari Lahan di Luar Jawa

Rachmat menjelaskan, pada tingkat persaingan bahan baku ini, terkait berapa bahan baku yang harus dibayar dan berapa yang harus dibayar oleh pelaku industri di negara lain, ini sangat menentukan daya saing tersebut.

“Di tingkat persaingan bahan baku ini lah di mana berapa bahan baku yang harus kita bayar sebagai industri dagang itu, dan berapa yang harus dibayar oleh pelaku industri di negara lain, tentu itu sangat menentukan. Kita baru bicara bahan baku, belum lagi biaya energi, logistic cost, dsbnya,” ujar dia.

Lanjutnya, korelasi dari faktor-faktor tersebut yang pada akhirnya menciptakan total competitiveness (daya saing total). Oleh karena itu, industri halal Indonesia otomatis juga ikut terdongkrak.

“Jadi, faktor-faktor itu berkorelasi dan akhirnya menciptakan total competitiveness. Makanya dalam hal ini industri halal Indonesia juga otomatis terbawa oleh daya saing dari industri dunia tersebut,” ucap Rachmat.



1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini