Kisah Rita Bikin 3 Usaha dari Kartu Prakerja

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Jum'at 18 Juni 2021 19:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 320 2427393 kisah-rita-bikin-3-usaha-dari-kartu-prakerja-5NdFFGLzyb.jpg Kartu Prakerja. (Foto:: Okezone.com)

JAKARTA – Program Kartu Prakerja memberi dampak bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaan selama pandemi virus corona. Dampak tersebut dinikmati Rita, salah satu peserta Kartu prakerja.

Rita bisa bernapas lega karena sebelumnya terkena dampak pandemi Covid-19, membuat berhenti sebagai driver ojek online. Dirinya berhasil membuka usaha kuliner berkat program Kartu Prakerja.

Rita menjadi salah satu peserta kartu prakerja sejak April Gelombang pertama. Namun dirinya baru mendapat kuota dibulan Agustus Gelombang keempat.

“Saya pikir, saya sudah tidak diterima,” katanya dengan nada sedih.

Baca Juga: Cara Dapat Bantuan UMKM, Terbatas untuk 1.300 Pelaku Usaha

Saat pandemi masuk ke Indonesia, ia merasakan dampak yang luar biasa yang membuat terpuruk. Sebab dalam kesehariannya, dirinya mengalami sepi orderan penumpang bahkan sering tidak mendapat sama sakali.

Beruntung, di tengah kekhawatirannya, kantor Grab tempat dirinya bekerja menawarkan Rita untuk mengikuti prakerja. Melalui pelayanan tempat kerjanya tersebut, Rina dipandu untuk mendaftar. Tak berfikir lama, Rita mendaftar dan mendapat kesempatan untuk mendapat pelatihan.

Kemudian ia bercerita bahwa dirinya mengambil kelas yang dirasa bisa membuat dirinya berguna dalam jangka panjang. Menurutnya pada saat itu, bisnis yang berumur panjang adalah bisnis makanan. Dengan rasa kepercayaan diri, Rita memutuskan mengambil kelas baking world.

Baca Juga: Penerima Kartu Prakerja Capai 8,3 Juta Orang dari 65 Juta Pendaftar

Sebagai informasi, dalam program prakerja, para peserta diberikan uang sejumlah Rp1 juta untuk membeli empat pelatihan.

Dengan uang tersebut, Rita mendapatkan empat resep dalam pelatihan yang dijalankan. Namun, ia merasa bahwa empat resep dinilai sedikit untuk membuat usaha roti.

Keberuntungan menghampirinya kembali. Dalam pelatihan tersebut, dibukakan grup kelompok melalui platform Instagram dan Telegram, yang disitu Rita mendapatkan ratusan resep yang sangat berguna.

“Dengan uang Rp 1 juta dipelatihan itu saya hanya mendapat empat resep. Tapi beruntungnya saya, saya dimasukkan grup kelompok di Instagram dan telegram yang memberikan ratusan resep yang bisa saya praktekan untuk usaha saya,” paparnya.

Setelah Rita mendapat ilmu yang berharga dan mendapatkan ratusan resep, Rita mencoba mengimplementasikan hasil belajarnya dengan membuat kue dan menjual kue tersebut pada rekan-rekan sekitarnya.

Bahagianya, kue buata Rita dikenal enak dan murah. Lanjutnya, Rita mengatakan, dari uang jualannya itu dipakai untuk kehidupan sehari-hari dan membeli bahan kembali untuk praktek keesokan harinya lagi.

Tak puas sampai situ, dalam kelas baking world, Rita mengungkapkan bahwa para peserta dipaksa untuk membuka usaha kuliner. Dari dorongan itu, tepatnya hari ini Rita berhasil membuka usaha mie ayam, ayam bakar dan roti.

“Tepat hari ini bapak-bapak, ibu-ibu sekalian, tiga usaha saya itu resmi dibuka,” ucapnya dengan nada bergetar.

Mendengar cerita tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto melontarkan pertanyaan, dengan usaha roti ini modal yang ada sudah cukup atau belum. Lalu, dalam waktu yang sama, Rita mengutarakan bahwa dirinya belum cukup modal untuk mengembangkan bisnis rotinya tersebut.

Rita mengucapkan syukur dan terima kasih kepada pihak-pihak yang turut membantu dan mendukung usahanya.

“Program prakerja bapak Jokowi ini amat sangat bagus bagi siapapun yang mungkin ingin menjadi wirausaha yang dimana nantinya bisa membuka lapangan kerja. Jadi kita tidak perlu lagi jadi karyawan lagi”

“Jika orang di luar sana ingin menjadi wirausaha, bergabung diprakerja adalah langkah yang tepat dan akan berhasil bila sungguh-sungguh. Saya sudah membuktikannya,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini