Covid-19 Melonjak, Pengusaha: Semua Harus Divaksin Secepatnya

Oktiani Endarwati, Jurnalis · Minggu 20 Juni 2021 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 320 2428084 covid-19-melonjak-pengusaha-semua-harus-divaksin-secepatnya-omb6EUUdgS.jpg Vaksin Covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Lonjakan kasus Covid-19 membuat Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyarankan agar pemerintah mempercepat program vaksinasi Covid-19.

Tercatat, kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah. Tercatat pada 20 Juni 2021 bertambah 13.737 kasus, sehingga akumulasi positif Covid-19 saat ini lebih dari 1,9 juta kasus atau sebanyak 1.989.909 kasus.

"Pemerintah harus segera mempercepat vaksinasi karyawan maupun pengunjung. Jadi sudah tidak bisa pilih-pilih lagi. Semua harus divaksin dalam waktu secepatnya," ujar Ketua Umum Hippindo Budihardjo Iduansjah ketika dihubungi, Minggu (20/6/2021).

Baca Juga: Update Corona 20 Juni 2021: Positif 1.989.909 Orang, 1.792.528 Sembuh dan 54.662 Meninggal 

Budihardjo melanjutkan, Hippindo juga telah meluncurkan Sentra Vaksin Hippindo bekerja sama dengan pemerintah pada 7 Juni lalu. Inisiatif Hippindo ini untuk mendukung pemerintah dalam mempercepat vaksinasi Covid-19.

"Ini sentra terbesar di DKI Jakarta bekerja sama dengan pemerintah DKI Jakarta dan juga pemerintah pusat. Jadi kunci dari penyakit Covid-19 ini adalah vaksin," ungkapnya.

Selain vaksinasi, pelaku usaha juga membutuhkan dukungan stimulus dari pemerintah. Pandemi Covid-19 yang melanda sejak tahun 2020 telah berdampak pada struktur bisnis ritel.

"Setelah vaksin, butuh dukungan pemerintah ke pelakunya. Ini perlu diberi insentif, bukan hanya ke pengunjungnya tetapi perusahaannya juga dibikin hidup dulu. Dibangunin dulu, dikasih stimulus," katanya.

Menurut dia, stimulus yang diberikan bisa bermacam-macam dari kementerian terkait. "Jadi utamanya vaksin dan stimulus. Stimulus bisa macam-macam. Stimulus belanja agar orang disuruh belanja lagi. Untuk itu di bulan ke-8 ada hari belanja diskon yang kita harapkan bisa mendorong pemulihan ekonomi," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini