Maskapai AS Batalkan Ratusan Penerbangan, Apa Penyebabnya?

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 21 Juni 2021 22:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 21 320 2428572 maskapai-as-batalkan-ratusan-penerbangan-apa-penyebabnya-xrjJ0OjUAS.jpg Maskapai Ini Batalkan Ratusan Penerbangan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Maskapai American Airlines membatalkan ratusan penerbangan di akhir pekan ini. Maskapai tersebut menghadapi masalah kelangkaan SDM, perawatan, dan berbagai isu lainnya.

Berbagai tantangan bermunculan seiring meningkatnya perjalanan masyarakat karena AS memasuki masa pra-pandemi.

Setidaknya 6% dari jadwal, atau sebanyak 180 penerbangan dibatalkan pada hari Minggu kemarin menurut situs FlightAware.

Maskapai penerbangan mengatakan jumlah tersebut sekitar 3% dari total penerbangan, termasuk juga yang dikelola operator regional. Sekitar setengah dari jumlah tersebut disebabkan karena mereka tidak memiliki kru penerbangan. Demikian seperti dilansir dari CNBC, Jakarta, Senin(21/6/2021).

Pada hari Sabtu kemarin, sekitar 4%, atau 123 penerbangan tercatat dibatalkan. Maskapai American Airlines akan membatalkan 1% jadwal penerbangannya hingga pertengahan bulan Juli untuk membantu menghadapi gangguan, beberapa di antaranya akibat cuaca buruk seperti yang terjadi di Bandara Charlotte dan Dallas/Fort Worth selama paruh pertama bulan Juni ini.

"Cuaca buruk, ditambah dengan berkurangnya tenaga kerja membuat kami berjuang dan meningkatnya permintaan konsumen yang luar biasa cepat. Ini membuat kami membangun ketahanan dan kepastian operasional. Kami terpaksa menyesuaikan sebagian dari jadwal penerbangan hingga pertengahan bulan Juli," kata juru bicara American Airlines, Sarah Jantz dalam sebuah pernyataan.

"Kami membuat perubahan yang akan menyasar jumlah minimal pelanggan dengan menyesuaikan penerbangan di pasar. Tapi kami memiliki beberapa pilihan untuk melakukan reakomodasi," katanya.

"Cuaca buruk telah mempengaruhi kemampuan kru penerbangan untuk melakukan penerbangan dan cuaca buruk dapat membuat jam kerja kru bertambah panjang dari yang resmi diizinkan bekerja," kata juru bicara. Dennis Tajer, juru bicara asosiasi pilot, yang mewakili 15.000 pilot American Airlines.

Dia mengatakan bahwa perusahaan harus melakukan lebih banyak lemburan, sehingga ini akan memaksa pegawai untuk mengisi kekosongan jadwal pilot demi menutupi ketiadaan SDM.

"Mereka mencoba membenahi dengan menempelkan plester pada sesuatu yang seharusnya perlu dijahit," kata Tajer, yang juga seorang kapten pesawat Boeing 737.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini