Saham Farmasi Ngamuk Seiring Lonjakan Kasus Covid-19 di RI

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 22 Juni 2021 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 278 2428931 saham-farmasi-ngamuk-seiring-lonjakan-kasus-covid-19-di-ri-qXSOsFDxMw.jpg Saham Farmasi Menguat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Saham-saham emiten farmasi kompak naik. Hal ini berbarengan dengan tren angka penyebaran covid-19 yang semakin meningkat di Indonesia. Tercatat, kasus Covid-19 di Indonesia menembus angka 2 juta. Kemarin penambahan kasus mencapai 14.536 kasus baru.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan, kalau dilihat dari sentimen yang ada maka kemungkinan pelaku pasar belajar dari sentimen terdahulu. Karena polanya menyasar saham-saham terkait dengan obat, pelayanan kesehatan, dan farmasi yang mengalami kenaikan.

"Jadi, mereka cenderung masuk ke saham-saham farmasi," ujar Reza saat dihubungi Okezone di Jakarta (22/6/2021).

Baca Juga: Wih! 5 Saham Farmasi Ini Melonjak Tajam, Indofarma Meroket 24,6%

 

Tercatat mulai dari emiten PT Itama Ranoraya Tbk berhasil naik ke level Rp1.830, yang naik 75 poin atau sebesar 4,27%. Sementara kemarin kenaikannya 350 poin atau sebesar 24,91% ke level 1755.

Berikutnya dengan kode emiten KAEF alias Kimia Farma bergerak positif naik ke level Rp3.100 atau naik 190 poin atau sebesar 6,53%. Kemarin saham emiten tersebut naik ke 2910 atau naik 580 poin atau sebesar 24,89%.

Kemudian ada juga dengan kode emiten INAF yaitu PT Indofarma Tbk naik ke level Rp2.900 atau naik 320 poin atau sebesar 12,40%. Kemarin saham emiten INAF berada di level Rp2.580 atau naik 510 poin atau 24,64% sepanjang hari ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini