Daftar Saham yang Cuan meski Kasus Covid-19 Melonjak

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 22 Juni 2021 13:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 22 278 2429042 daftar-saham-yang-cuan-meski-kasus-covid-19-melonjak-LffaOXpCvI.jpg Daftar Saham (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Beberapa saham di sektor kesehatan dan farmasi mengalami peningkatan di tengah kenaikan angka positif Covid-19. Saat ini, kasus Covid-19 di Indonesia telah menembus angka 2 juta dengan penambahan kasus baru 14.536 pada Senin kemarin.

Dilihat melalui RTI, beberapa saham sektor kesehatan dan farmasi yang mengalami peningkatan mulai dari Indofarma (INAF), Kimia Farma (KAEF), Itama Ranoraya (IRRA), Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul (SIDO), Medikaloka Hermina (HEAL), dan Sarana Meditama Metropolitan (SAME).

Saham PT Indofarma Tbk (INAF) pada penutupan sesi I hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp220 atau 8,53 persen ke Rp2.800 per lembar saham. Dalam satu bulan saham INAF naik 27,27 persen dan dalam satu tahun telah naik 196,30 persen.

Frekuensi perdagangan saham INAF mencapai 8.230 kali dengan 14,92 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp44,58 miliar. Price Earning Ratio (PER) 1192,40 dengan market cap sebesar Rp8,68 triliun.

Kemudian, saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) pada penutupan sesi I hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp180 atau 6,19 persen ke Rp3.090 per lembar saham. Dalam satu bulan saham KAEF naik 27,69 persen dan dalam satu tahun telah naik 157,50 persen.

Frekuensi perdagangan saham KAEF mencapai 23.488 kali dengan 64,36 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp209,63 miliar. Price Earning Ratio (PER) 248,08 dengan market cap sebesar Rp17,16 triliun.

Lalu, saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) pada penutupan sesi I hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp35 atau 1,99 persen ke Rp1.790 per lembar saham. Dalam satu bulan saham IRRA naik 21,77 persen dan dalam satu tahun telah naik 225,45 persen.

Frekuensi perdagangan saham IRRA mencapai 24.372 kali dengan 77,34 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp148,95 miliar. Price Earning Ratio (PER) 34,24 dengan market cap sebesar Rp2,86 triliun.

Selanjutnya, saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) pada penutupan sesi I hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp5 atau 0,68 persen ke Rp735 per lembar saham. Dalam satu bulan saham SIDO turun 3,92 persen dan dalam satu tahun naik 19,03 persen.

Frekuensi perdagangan saham SIDO mencapai 2.370 kali dengan 5,88 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp4,34 miliar. Price Earning Ratio (PER) 20,49 dengan market cap sebesar Rp22,05 triliun.

Kemudian, saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) pada penutupan sesi I hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp170 atau 3,62 persen ke Rp4.870 per lembar saham. Dalam satu bulan saham HEAL naik 4,06 persen dan dalam satu tahun naik 61,79 persen.

Frekuensi perdagangan saham HEAL mencapai 931 kali dengan 879,60 ribu lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp4,28 miliar. Price Earning Ratio (PER) 30,60 dengan market cap sebesar Rp14,50 triliun.

Terakhir, saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) pada penutupan sesi I hari ini mengalami kenaikan sebesar Rp15 atau 2,52 persen ke Rp610 per lembar saham. Dalam satu bulan saham SAME naik 18,45 persen dan dalam satu tahun telah naik 522,45 persen.

Frekuensi perdagangan saham SAME mencapai 8.325 kali dengan 119,81 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp72,15 miliar. Price Earning Ratio (PER) 46,23 dengan market cap sebesar Rp7,26 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini