Saham Amazon hingga Microsoft Meroket, Nasdaq Berakhir pada Rekor Tertinggi

Tim Okezone, Jurnalis · Rabu 23 Juni 2021 07:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 278 2429420 saham-amazon-hingga-microsoft-meroket-nasdaq-berakhir-pada-rekor-tertinggi-qWlxAi47hx.jpg Bursa saham Wall Street (Foto: Ilustrasi Reuters)

NEW YORK - Bursa saham AS, Wall Street berakhir menguat dengan indeks Nasdaq mencapai rekor tertinggi pada perdagangan Selasa. Wall Street terangkat oleh saham dan perusahaan teknologi papan atas lainnya karena investor mengalihkan fokus ke saham pertumbuhan.

Saham Microsoft naik 1,1% dan nilai pasar sahamnya menembus USD2 triliun untuk pertama kalinya. Sedangkan saham Apple, Facebook, dan Amazon juga masing-masing menguat lebih dari 1%.

Dow Jones Industrial Average naik 0,2% menjadi berakhir pada 33.945,58, sedangkan S&P 500 naik 0,51% menjadi 4.246,44. Nasdaq Composite naik 0,79% menjadi 14.253,27.

Baca Juga: Wall Street Anjlok Terseret Saham Sektor Teknologi dan Energi

Sementara itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell menegaskan kembali niat Bank Sentral AS untuk mendorong pemulihan pasar kerja yang luas dan inklusif dan tidak menaikkan suku bunga terlalu cepat hanya berdasarkan ketakutan akan inflasi yang akan datang. Hal ini disampaikan Jerome Powell dalam sidang kongres.

Saham pertumbuhan, termasuk nama-nama teknologi utama seperti Apple dan Nvidia menguat merespons keputusan The Fed tersebut. Di mana sikap tentang kenaikan suku bunga pada masa depan dilihat oleh banyak orang sebagai lebih agresif dari yang diharapkan.

Baca Juga: Wall Street Anjlok, Dow Jones dan S&P Sentuh Lebih Terendah Pekan Ini

Indeks pertumbuhan S&P pun bertambah hampir 2% sejak sebelum Fed Rabu lalu memproyeksikan jadwal percepatan kenaikan suku bunga, dibandingkan dengan penurunan hampir 2% dalam indeks nilai.

"Pasar terperangah tentang komentar hawkish Fed. Sehingga semua orang terkejut tentang betapa hawkishnya The Fed, dan sekarang mereka menyesuaikan portofolio mereka," ujar Kepala Investasi 6 Meridian, Andrew Mies, dilansir dari Reuters, Rabu (23/6/2021).

Kemudian saham seperti GameStop melonjak hingga 10% setelah pengecer videogame mengungkapkan telah mengumpulkan lebih dari USD1 miliar dalam penawaran saham terbarunya.

Sanderson Farms menguat juga sekitar 10% ke rekor tertinggi, setelah JP Morgan menaikkan target harga saham. Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters bahwa produsen unggas sedang menjajaki penjualan.

Twitter berakhir hampir 3% lebih tinggi setelah akan mencari aplikasi dari pengguna untuk menguji fitur berlangganan konten dan tiket baru. Pasalnya, platform sosial ini membangun lebih banyak cara bagi pengguna untuk mendapatkan uang.

Moderna Inc naik 6,3% setelah Uni Eropa memutuskan untuk mengambil opsi berdasarkan kontrak pasokan dengan pembuat obat yang memungkinkan blok tersebut memesan 150 juta vaksin Covid-19 tambahan.

Splunk Inc melonjak lebih dari 11% setelah pembuat perangkat lunak analitik data ini mengatakan perusahaan ekuitas swasta Silver Lake menginvestasikan USD1 miliar dalam catatan senior perusahaan yang dapat dikonversi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini