Pendapatan HOKI Anjlok 46% pada Kuartal I-2021

Rabu 23 Juni 2021 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 278 2429600 pendapatan-hoki-anjlok-46-pada-kuartal-i-2021-BFzYwRuC8Y.jpg Pendapatan Buyung Poetra Sembada Anjlok. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) mencatat kinerja keuangan masih terkoreksi di kuartal pertama 2021. Meski penjualan produk secara daring (online) menunjukkan pertumbuhan pesat dalam beberapa bulan terakhir.

Perseroan mengungkapkan, pendapatan di kuartal pertama tahun ini turun 46,55% menjadi Rp240,73 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp450,42 miliar. Kemudian laba bersih turun signifikan dari Rp14,67 miliar pada akhir Maret 2020 menjadi Rp7 miliar.

Direktur Buyung Poetra Sembada Budiman Susilo mengatakan, peningkatan penjualan melalui secara online ini didukung perubahan tren konsumsi konsumen. Adapun, selama 3 bulan pertama 2021, perseroan mencatatkan pertumbuhan penjualan secara daring dalam berbagai platform hingga 4 kali lipat dari Rp900 juta menjadi Rp5,2 miliar.

Baca Juga: Pengembang Real Estate Ini Bagikan Dividen Rp100,5 Miliar

“Meski penjualan daring melonjak, perseroan masih mencatat penurunan penjualan pada kuartal I-2021 masih turun, dibandingkan periode sama tahun lalu. Hanya saja realisasi tersebut jauh lebih baik, dibandingkan raihan kuartal III-2020,” jelasnya, dikutip dari Harian Neraca, Rabu (23/6/2021).

Disampaikannya, pertumbuhan tersebut didukung dengan perluasan pasar diharapkan menopang kenaikan penjualan sebesar 10-15% tahun ini. Dia mengatakan, penurunan penjualan dipicu pandemi yang belum sepenuhnya pulih serta masih adanya pembatasan sosial di berbagai wilayah. Meski demikian, perseroan tetap berupaya meningkatkan kontribusi penjualan dari channel modern-trade serta akan mencoba wilayah-wilayah yang belum dimasuki.

Baca Juga: Naik 18%, Laba KPEI Capai Rp122,8 Miliar

“Pada Kuartal I-2021, channel modern-trade memberikan kontribusi signifikan terhadap total penjualan perseroan, yaitu sebesar 51,85% terhadap total penjualan diikuti oleh pasar tradisional sebesar 16,39% dan lainnya sebesar 31,76%,” ujarnya.

Guna menopang pertumbuhan kinerja keuangan tahun ini, dia mengatakan, perseroan akan memperluas pasar. Perseroan juga akan mediversifikasi produk baru ke bidang consumer goods melalui anak usaha PT Hoki Distribusi Niaga. Perluasan pasar ini diiringi dengan melanjutkan pembangunan pabrik, menambah mesin, dan diversifikasi produk baru. Saat ini, perseroan tengah membangun pabrik baru di Sumatera Selatan juga berniat menambah mesin pengering (dryer machine) dan pecah kulit di pabrik Subang, Jawa Barat.

Untuk memuluskan rencana itu, perseroan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp100 miliar yang bersumber dari kas internal dan pinjaman bank. Hingga akhir Maret 2021, perseroan telah menyerap capex sebesar Rp48,58 miliar.

“Oleh karena itu, seiring dengan rencana dan strategi tersebut, pada tahun 2021 apabila kondisi perekonomian membaik, kami menargetkan pertumbuhan penjualan sekitar 10-15%,” ungkapnya.

Di sisi lain, Buyung Poetra Sembada juga turut aktif dalam upaya mendukung Pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dengan memanfaatkan limbah kulit padi (sekam) yang digunakan sebagai bahan untuk pembangkit listrik. Sejauh ini, emiten produsen beras bermerk Topi Koki dan HOKI sudah selesai membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sekam di Sumatera Selatan pada tahun 2020 dan telah beroperasi.

Hal ini sebagai wujud komitmen dalam terus menjaga prinsip lingkungan keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG). Atas aksi tersebut, perseroan memperoleh sertifikasi keberlanjutan tahun pertama yang diakui secara internasional dari The Planet Mark, Inggris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini