Habiskan Rp112,6 Miliar, Rusun Politeknik PU Semarang Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Antara, Jurnalis · Rabu 23 Juni 2021 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 23 470 2429761 habiskan-rp112-6-miliar-rusun-politeknik-pu-semarang-ditargetkan-selesai-tahun-ini-PBtQYY7C4V.jpeg Rumah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah merampungkan pembangunan rumah susun (rusun) untuk mahasiswa Politeknik Pekerjaan Umum di Semarang, Jawa Tengah. Rusun tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp112,6 miliar dapat selesai pada 2021.

"Kami targetkan pembangunan dua tower (menara) rumah susun Politeknik Pekerjaan Umum di Semarang selesai tahun ini," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dilansir dari Antara, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga: PUPR Bangun Rusun Atlet Tipe 24, Nilainya Rp12,59 miliar

Menteri PUPR menerangkan Rusun Politeknik PU yang berlokasi di Desa Muktiharjo Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, itu diharapkan dapat menambah semangat belajar bagi mahasiswa Politeknik PU.

Selain itu, ujar Basuki Hadimuljono, mahasiswa yang tinggal di rusun akan bisa lebih dekat dengan lingkungan kampus.

"Kami juga telah mendesain ruangan kamar agar nyaman digunakan sebagai asrama dan tempat belajar," ujar Basuki.

Baca Juga:  Kemekumham Terima Rusun untuk Pegawai dari Kementerian PUPR

Ia mengemukakan pembangunan dua unit rusun Politeknik PU tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian PUPR dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) unggul melalui penyediaan infrastruktur pendidikan.

Pembangunan rumah susun Politeknik PU sudah dimulai sejak 31 Maret lalu oleh PT Adhi Karya selaku penyedia jasa dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2021.

Dua menara rumah susun itu terdiri dari 154 unit yang difungsikan sebagai kamar asrama mahasiswa dan 58 ruang publik. Total anggaran pembangunan Rusun Politeknik PU ini sebesar Rp112,6 miliar.

Disebutkan seluruh unit hunian akan dilengkapi dengan perabotan seperti tempat tidur, meja belajar, dan kursi belajar.

Menteri PUPR juga memberikan pesan terhadap pelaksana konstruksi yaitu PT. Adhi Karya untuk mempercepat pekerjaan mengingat terdapat dua unit rumah susun yang harus selesai di tahun ini. Kontraktor pelaksana juga diminta tetap menjaga mutu dan kualitas bangunan dengan baik.

“Pembangunan Rusun Politeknik PU ini harus diawasi dengan ketat, mulai dari kualitas bangunannya sampai batas waktu yang sudah ditentukan. Jangan jadikan cepat terbangun, tapi kualitasnya harus terjaga dengan baik,” ujar Basuki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini