IHSG Sesi I Turun 0,3% ke Level 6.015

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 12:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 278 2430190 ihsg-sesi-i-turun-0-3-ke-level-6-015-8yM5KDxCO8.jpg IHSG Melemah. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tak mampu bertahan di zona hijau hingga jeda sesi I perdagangan hari ini. IHSG sesi I turun 19,5 poin atau 0,3% ke level 6.015.

Pada jeda sesi I perdagangan, Kamis (24/6/2021), Indeks LQ45 turun 0,37% ke 861,87, indeks JII turun 0,67% ke 549,23, indeks IDX30 turun 0,39% ke 456,55, dan indeks MNC36 turun 0,23% ke 287,54.

Baca Juga: IHSG Menghijau, Pagi Ini Naik ke 6.047

Menurut Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas Mino, mengungkapkan, hari ini IHSG diprediksi akan kembali melemah.

“Hari ini keliatannya IHSG akan bergerak kembali melemah ya. Untuk kita sendiri memang IHSG diprediksikan akan bergerak variasi cenderung melemah dengan support di 5.975 dan resistance di 6.095,” ujarnya.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Terkoreksi pada Level 5.982

Menurut dia, sentimen utama dari pelemahan IHSG hari ini adalah penambahan kasus positif Covid-19 yang kembali melonjak. Hal ini disebut akan menjadi kekhawatiran bagi para pelaku pasar.

“Ini memang dalam jangka pendek tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri di pasar. Apalagi juga ada beberapa berita yang mengatakan bahwa rumah sakit keliatannya sudah mulai sedikit kewalahan ya, terkait dengan ketersediaan misalnya kaya tabung oksigen,” ucap Mino.

Lebih lanjut, Mino menilai, kondisi saat ini merupakan kondisi yang cukup sulit bagi IHSG. Hal ini dapat terlihat dari sisi tren maupun fundamental IHSG.

“Sebenarnya belakangan agak sedikit naik ya, cuma tertahan di resis MA 100-nya dan dibarengin dengan sentimen cukup negatif. Jadi dari sisi trennya maupun dari segi fundamentalnya cukup terkonfirmasi, ini memang cukup berat untuk IHSG saat ini,” tuturnya.

Sementara itu, Mino mengatakan, kondisi saat ini bisa dimanfaatkan oleh teman-teman investor terutama yang melakukan investasi dengan strategi buy on weakness.

“Jadi kalau pun dalam jangka pendek saat ini IHSG cenderung tertekan ya dengan adanya lonjakan kasus. Tentunya ini bisa dimanfaatkan oleh teman-teman ya, apalagi invest buy on weakness. Walaupun untuk teman-teman yang trading agak susah, karena kondisi market memang belum terlalu kondusif gitu,” tutup dia. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini