Cluster Pasar Meningkat, Pimpinan Ikatan Pedagang Serukan Disiplin Prokes

Michelle Natalia, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 10:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 320 2430125 cluster-pasar-meningkat-pimpinan-ikatan-pedagang-serukan-disiplin-prokes-vOFEP57Pvp.jpg Prokes di Pasar Diperketat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) meminta pemerintah memperketat protokol kesehatan di pasar tradisional. Sebab berdasarkan catatan Ikappi, Covid-19 di pasar tradisional terdapat 153 kasus baru yang ada di 28 pasar dan kasus meninggal sekitar 19 orang.

Sehingga, jumlah total kasus positif di seluruh Indonesia menjadi 1.934, yang terjadi di 321 pasar dan kasus meninggal kurang lebih sekitar 89 kasus.

"Kami memohon dan berharap agar terus menjaga kesehatan dan menjaga jarak tetap pakai masker, tempat pencuci tangan juga diaktifkan kembali, protokol kesehatan dilakukan secara disiplin dan terus menjalankan apa yang menjadi tahapan-tahapan agar kita terhindar dari Covid-19," ujar Ketua Bidang Asuransi dan Kesehatan Pedagang DPP IKAPPI Mahin Aufa di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga: Lockdown 2 Minggu Butuh Biaya Rp7,7 Triliun

Terkait dengan kebijakan PPKM, IKAPPI pun memberikan beberapa catatan pada pemerintah. Yang pertama, pihaknya berharap PPKM tidak mempengaruhi distribusi pangan.

"Karena bagaimanapun juga persoalan pangan menjadi persoalan yang dominan persoalan yang sensitif persoalan yang sangat dibutuhkan, maka kami meminta distribusi pangan untuk tidak terganggu agar tidak berimbas pada gejolak harga," ungkapnya.

Kedua, tidak mengganggu roda ekonomi di daerah, terhadap pemerintah daerah tidak menutup pasar karena ini adalah tulang punggung ekonomi daerah. Pasar juga menjadi tempat distribusi pangan di daerah, agar pangan tidak terganggu maka pasar tetap beroperasi tetapi menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Baca Juga: Menko Airlangga: Pembangunan SDM dan Digitalisasi Jadi Kendaraan Menuju Ekonomi Baru

"Yang ketiga kami meminta kepada pemerintah untuk mencari formulasi dalam hal ini Kementerian terkait, Kementerian Perdagangan Kementerian Kesehatan dan kementerian yang lain, formulasi yang tepat agar kebijakan PPKM ini tidak menyulitkan pedagang pasar, kami memohon agar ini segera dirumuskan dan segera diimplementasikan di masing-masing daerah yang berikutnya adalah kami meminta agar pengelola Pasar memperkuat protokol kesehatan di pasar tradisional," pinta Mahin.

Pihak IKAPPI melihat bahwa disiplin protokol kesehatan agak menurun, maka dengan adanya PPKM ini pigaknya berharap agar pemerintah daerah lebih memperkuat disiplin protokol kesehatan yang ada di pasar tradisional.

"Kami berharap agar kebijakan ini bisa menjaga dan mengurangi laju pertumbuhan atau penyebaran covid-19 di Indonesia dan semoga pasar tradisional tetap terjaga kita semua, pedagang dan pembeli agar menjaga kesehatan," tambahnya.

Yang terakhir, IKAPPI memohon kepada Kementerian Kesehatan untuk mempercepat vaksinasi di pasar tradisional karena persoalan pendataan vaksinasi menjadi terkendala. "Kami siap membantu Kementerian Kesehatan untuk memperkuat data pasar tradisional atau pedagang pasar agar vaksinasi itu berjalan dengan baik sesuai rencana kita semua sesuai dengan arahan bapak presiden Republik Indonesia untuk mempercepat vaksinasi dipasar tradisional," pungkas Mahin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini