Konvensi Anggota Luar Biasa Batal, Munas Kadin di Kendari Terancam Ditunda

Tim Okezone, Jurnalis · Kamis 24 Juni 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 24 320 2430146 konvensi-anggota-luar-biasa-batal-munas-kadin-di-kendari-terancam-ditunda-cOs6oyJ5NV.jpg Konvensi ALB Kadin di Jakarta Batal Digelar. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan bahwa penyelenggaraan Konvensi Anggota Luar Biasa (ALB) Kadin di Jakarta batal digelar. Keputusan ini diambil Panitia Musyawarah Nasional (Munas) VIII Kadin Indonesia karena melonjaknya kasus Covid-19, terutama di Jakarta.

Pembatalan itu diumumkan Panitia Munas VIII Kadin melalui dokumen surat yang diperoleh MNC Portal Indonesia.

Surat itu ditujukan ke Ketua Umum ALB Tingkat Nasional Kadin, dengan nomor 514/MUNAS/VI/2021, tertanggal 23 Juni 2021 dan ditandatangani Ketua Panitia Pelaksana Dyah Anita Prihapsari alias Nita Yudi dan Ketua Panitia Pengarah Benny Soetrisno.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Kadin Daerah Usulkan Penundaan Munas Kadin di Kendari

Dalam suratnya, Panitia Munas Kadin merujuk empat keputusan yang diambil Pemerintah terkait melonjaknya kasus Covid-19.

Pertama, Keputusan Menko Perekonomian tanggal 21 Juni 2021, Nomor HM.4.6/158/SET/M.EKON.3/06/2021 tentang Penguatan Implementasi PPKM Mikro dan Percepatan Vaksinasi, Kunci Utama Pengendalian Lonjakann Covid-19.

Kedua, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2021 tanggal 14 Juni 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan.

Baca Juga: Satgas Covid-19 Tak Izinkan Kadin Gelar Konvensi Anggota Luar Biasa di Jakarta

Ketiga, Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 796 Tahun 2021 tanggal 21 Juni 2021 tentang Perpanjangan PPKM Mikro.

Keempat, Surat Sekda DKI Jakarta tanggal 23 Juni 2021 nomor 619/-1.772 Perihal Jawaban Permohonan Izin Konvensi ALB Kadin. Dalam surat itu, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali menyatakan, saat ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 yang signifikan di DKI Jakarta.

Oleh karena itu, permohonan Izin Konvensi ALB Kadin belum dapat disetujui.

"Memperhatikan hal-hal tersebut di atas, dengan ini disampaikan bahwa penyelenggaraan Konvensi ALB Kadin belum dapat dilaksanakan, sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut dari Panitia Munas VIII Kadin," demikian kutipan surat Panitia Munas Kadin tersebut.

Panitia Munas mengingatkan agar tidak ada pihak yang memaksakan menggelar Konvensi ALB. Sebab, hal itu sama saja dengan melanggar AD/ART Kadin. Dalam Pasal 22 ayat (7) Anggaran Rumah Tangga Kadin disebutkan, pelaksanaan Munas dan Konvensi ALB Kadin adalah Panitia Munas.

"Jika ternyata ada pihak lain tetap melaksanakan konvensi Anggota ALB Kadin, maka segala risiko, keabsahan, dan termasuk sanksi pindana, sepenuhnya di luar tanggung jawab Panitia Munas VIII Kadin," tutup surat itu.

Konvensi ALB Kadin ini awalnya direncanakan digelar di Balai Sidang Jakarta Convention Centre, Jumat (25/6/2021).

Konvensi ALB dilakukan sebelum Munas Kadin dan ditujukan untuk memilih asosiasi yang akan menjadi peserta dalam Munas sebagai forum musyawarah tertinggi para pengusaha Indonesia itu. Konvensi akan diikuti 122 asosiasi nasional.

Di dalamnya, akan dipilih 30 perwakilan yang akan hadir dan punya hak suara pada Munas VIII Kadin Indonesia.

Meski demikian, karena konvensi ini belum bisa dilaksanakan, pelaksanaan Munas Kadin, yang akan digelar 30 Juni 2021 di Kendari, juga terancam ditunda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini