Laba Pabrik Kertas Miliarder Eka Tjipta Anjlok hingga 52%

Jum'at 25 Juni 2021 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 278 2430848 laba-pabrik-kertas-miliarder-eka-tjipta-anjlok-hingga-52-wnzaUH4NPY.jpg Laba Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Turun. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) mencetak laba kuartal I-2021 sebesar USD75 juta atau turun 52% dibandingkan priode yang sama tahun lalu USD156,24 juta.

Produsen kertas ini juga mencatat peningkatan laba bruto peningkatan dari USD34,94 juta pada kuartal I-2020 menjadi USD36,01 juta kuartal pertama tahun ini. Perseroan juga mengungkapkan, total beban usaha yang meningkat jika dibandingkan periode yang sama dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga: KFC Rugi Rp377 Miliar Sepanjang Tahun 2020

Kuartal pertama tahun ini perseroan mencatatkan USD23,78 juta sedangkan sebelumnya sebesar USD18,12 juta. Demikian dikutip dari Harian Neraca, Jumat (25/6/2021).

Di samping itu, perseroan mengalami penurunan penjualan pada kuartal pertama tahun ini yaitu sebesar 0,20% menjadi USD266,78 juta dibandingkan periode yang sama pada 2020 senilai USD267,31 juta. Penjualan perseroan ini terdiri dari dua jenis barang yaitu kertas budaya dan kertas industri dan lainnnya.

Baca Juga: Pupuk Kaltim Bakal IPO Pertengahan 2022

Jenis kertas industri yang merupakan sumber penjualan terbesar mengalami penurunan penjualan dari USD213,32 pada kuartal I/2020 menjadi USD185,31 juta pada kuartal I-2021.

Sebaliknya pada penjualan perseroan berjenis kertas industri dan lainnya justru mengalami peningkatan menjadi USD81,46 juta dibandingkan pada periode yang sama tahun 2020 senilai USD53,98 juta.

Selain itu, perseroan pada kuartal I/2021 ini tercatat meningkatkan aset yang kemudian juga tercermin pada peningkatan ekuitas dan liabilitas. Total aset perseroan pada tiga bulan pertama tahun ini sebesar USD3,13 miliar. Sedangkan pada periode yang sama tahun 2020 total aset perseroan tercatat sebesar USD3,08 miliar.

Kemudian untuk ekuitas dan liabilitas perseroan pada kuartal I/2021, perseroan membukukan masing-masing sebesar USD1,58 miliar dan USD1,54 miliar, sedangkan pada kuartal I/2020 masing-masing tercatat senilai USD1,54 miliar dan USD1,54 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini