Anggaran Penanganan Covid-19 Rp131 Triliun, Menkes: Sudah Terpakai 50%

Antara, Jurnalis · Jum'at 25 Juni 2021 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 320 2430885 anggaran-penanganan-covid-19-rp131-triliun-menkes-sudah-terpakai-50-65yKHeVRpO.jpg Anggaran Penanganan Covid-19. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan anggaran pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19 masih tersedia dan dapat dimanfaatkan secepat dan setepat mungkin.

"Bu Sri Mulyani juga menyampaikan beberapa kali bahwa tak perlu khawatir karena uangnya disiapkan, tinggal sekarang bagaimana kita bisa mengutilisasikan itu seefisien mungkin," kata Budi dilansir dari Antara, Jumat (25/6/2021).

Baca Juga: Jokowi: Defisit Anggaran Dibiayai dari Sumber yang Aman

Budi menjelaskan anggaran secara khusus untuk penanganan COVID-19 sebesar Rp131 triliun. Penyerapan anggaran itu hingga Juni 2021 masih sekitar 50%.

"Anggaran untuk penanganan COVID-19 khusus itu ada Rp131 triliun dan penyerapannya sekarang sampai Juni masih sekitar 50%. Itu pun banyaknya di anggaran yang di Kemenkes," ujarnya.

Baca Juga: Duh! APBN Tekor Rp219,3 Triliun hingga Mei 2021

Menurut Budi, terdapat pula anggaran penanganan COVID-19 di pagu lainnya yang disiapkan pemerintah yakni anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Namun, realisasi penyerapan anggaran di APBD tersebut masih rendah.

"Ada anggaran lain di luar itu yang dialokasikan delapan% yang ada di APBD. Itu serapannya masih rendah. Saya tidak ingat angka pasnya, tapi seingat saya masih belasan%," ujarnya.

Dengan begitu, Menkes memastikan tidak ada permasalahan untuk anggaran penanganan COVID-19. Tantangannya adalah bagaimana mengoptimalkan anggaran tersebut secara tepat dan cepat untuk mengatasi pandemi COVID-19.

"Mengenai anggaran? Ada. Tinggal bagaimana menggunakannya secepat mungkin dan setepat mungkin," ujar mantan Wakil Menteri BUMN ini.

Kasus COVID-19 terus meningkat di Indonesia. Data terakhir Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyebutkan jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada Kamis (24/6/2021) bertambah 20.574 kasus menjadi total 2.053.955 kasus COVID-19 sejak Maret 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini