Lonjakan Kasus Covid-19, Satgas: Ini Dampak Mudik Lebaran

Shelma Rachmahyanti, Jurnalis · Jum'at 25 Juni 2021 18:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 25 320 2431012 lonjakan-kasus-covid-19-satgas-ini-dampak-mudik-lebaran-6eDm0WQX1R.jpg Lonjakan Kasus Covid-19 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny B Harmadi, mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa lonjakan Covid-19 kasus yang terjadi saat ini adalah dampak mudik pada Lebaran kemarin. Di mana, masih banyak masyarakat yang tetap melaksanakan mudik di tengah adanya kebijakan larangan mudik dari pemerintah.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa lonjakan kasus kali ini terjadi akibat dampak mudik ya, sekitar 1,8 juta orang. Pemerintah telah membuat kebijakan peniadaan atau pelarangan mudik, tetapi faktanya masih cukup banyak masyarakat yang nekat untuk mudik,” katanya dalam acara Market Review IDX Channel, Jumat (25/6/2021).

Menurutnya, dampak dari kondisi tersebut dapat terlihat di dua hingga tiga minggu kemudian, yakni terjadinya kenaikan kasus positif Covid-19.

Baca Juga: Lonjakan Covid-19, Lockdown Sementara Bisa bikin Ekonomi Lebih Solid

“Apalagi kita tahu ternyata di DKI Jakarta ini hasil tracing-nya atau penulusuran orang-orang yang terkonfirmasi positif adalah orang-orang yang habis melakukan perjalanan mudik, atau kemudian mereka menularkan lagi di sini,” ujar Sonny.

Selain itu, Sonny menjelaskan, adanya varian baru yang lebih menular seperti varian Delta juga menyebabkan penularan Covid-19 ini menjadi lebih masif.

Baca Juga: PPKM Mikro Paling Efektif Tekan Lonjakan Kasus Covid-19

“Kalau varian Delta ini 60% lebih menular daripada varian Alfa, sedangkan varian Alfa sendiri lebih menular dari varian asli yang di Wuhan. Jadi, kalau sebelumnya varian asli di Wuhan bisa menularkan 1 – 2 orang, varian Alfa bisa menularkan 2 - 3 orang, dan varian Delta ini bisa menularkan 3 - 5 orang,” jelas dia.

Dia menambahkan, untuk mengatasi kondisi saat ini, pihaknya melakukan tiga hal penting. Adapun hal-hal tersebut yaitu, mengurangi tingkat penularan dengan mematuhi protokol kesehatan, membatasi mobilitas, dan mengurangi aktivitas.

“Satgas penanganan Covid-19 ada tiga hal penting untuk mengatasi kondisi saat ini. Yaitu mengurangi tingkat penularan dengan mematuhi protokol kesehatan seketat mungkin, membatasi mobilitas sekecil mungkin, dan membatasi atau mengurangi aktivitas. Jadi, tiga hal itu menjadi kunci kita untuk menekan angka penularan ke depan ini,” tutur Sonny.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini