Peluang Usaha Bir Pletok

Hafid Fuad, Jurnalis · Selasa 29 Juni 2021 08:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 29 455 2432405 peluang-usaha-bir-pletok-WmGnM3mcF2.jpg Peluang Usaha Bir Pletok. (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA- Peluang usaha bir pletok menjanji salah satu bisnis yang bisa dicoba di tengah pandemi. Minuman ikonik orang Betawi ini, punya beragam manfaat dan pastinya tidak mengandung alkohol.

Salah satu brand yang cukup ternama adalah Bir Pletok Bang Isra yang berkibar di kawasan Setu Babakan. Brand ini dirintis dua bersaudara Superiadi (Isra) dan Ningsih pada 2017. Lalu saat Bang Isra wafat pada tahun 2019, usaha ini terus dilanjutkan oleh Ningsih dan saudaranya Abdul Mutakin.

Tidak main-main bir pletok ini, disebut Ningsih, sudah memiliki izin edar dari BPOM, lengkap dengan sertifikasi halal dari MUI. Lokasi produksinya tidak jauh dari Setu Babakan, yaitu berada di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Peluang Bisnis Teh Tarik

Bahan bir pletok bikinannya terdiri dari rempah 12 jenis yaitu; jahe, kayu secang, kapulaga, masoye, lada hitam, sereh, cabe jawa, biji pala, daun pandan, daun jeruk, cengkeh, dan kayu manis. Lalu ditambah air, garam, dan gula pasir.

Ningsih jujur bercerita potensi pasar dari bir pletok ini sejatinya tidak pernah sepi peminat. Khususnya pada masa sebelum pandemi, bisa dikatakan usahanya tidak pernah merugi walaupun sekedar untung tipis. Mesin utama penjualan diakuinya terjadi saat Pekan Raya Jakarta, Lebaran Betawi, dan lebaran. Tidak hanya itu tapi produknya selalu dilibatkan dalam berbagai pameran usaha yang digelar Dinas Pariwisata, UMKM, hingga UPK Setu Babakan. Lokasi favoritnya panen penjualan biasanya ada di Monas dan Lapangan Banteng. Momen-momen tersebut harus diakui membuat orang antusias mencari bir pletok tersebut.

Namun sejak covid19 dia juga mengaku sama tertekan seperti usaha lainnya. Terlebih bahannya yang mirip mponmpon membuat minat orang berkurang. Jadi setelah awal covid19 jualannya laris. Akhirnya segmen menengah bawah mulai beralih lebih mencari sembako khususnya. Terlebih setelah 3 bulan.

Namun di saat lebaran lalu sempat mengalami kenaikan penjualan. Ini karena minuman tersebut dijadikan hantaran lebaran seperti hampers.

Baca Juga: Peluang Usaha Minuman Bandrek

Dia bercerita produksinya dalam sebulan bisa di atas 1.000 botol. Hingga kini produksi masih rutin dilakukan sekali sebulan dengan kisaran 250-350 botol dan dalam sebulan bisa 4 tahap produksi. Namun ini juga akan tergantung permintaannya ramai atau tidak.

Dalam setiap produksi bir pletok durasinya bisa seharian penuh. Tahapannya mulai dari sterilisasi botol, produksi bir pletok, lalu dikemas sebelum direbus lagi. Karena tanpa pengawet maka produknya bisa tahan hingga dua bulan di suhu ruang. Bila masuk kulkas diyakini tahan untuk setahun juga bisa.

Secara omzet dia bercerita saat ini dalam sebulan bisa menghasilkan Rp15 Jutaan dibandingkan dahulu bisa mencapai Rp25 Juta.

Saat ini pemasaran menggunakan reseller masih jadi andalan karena tempat wisata dan makan. Sementara totalnya terdapat hampir 30 mitra.

Tidak lupa dia membagikan tips berjualan bir pletok. Yaitu pebisnis harus mau rajin berpromosi, pertahankan kualitas dan jangan berubah standar rasanya, lalu cari khas cita rasa produksi kita sendiri.

Soal cita rasa dia mengingatkan, biarpun banyak yang membikin tapi ada cita rasanya. Meskipun rasanya hangat tapi beda-beda. Varian rasanya terdapat yang original dan less sugar.

Untuk kemasan dirinya mengatakan range ukuran 250- 600 ml. Dengan menggunakan beling tentu akan menjaga ketahanannya lebih tahan. Tapi kelemahannya adalah susah mengirimkan untuk keluar kota. Kalau keluar kota lebih aman disiasati dengan kemasan sachet

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini