Jangan Kaget, Sri Mulyani Ungkap Skenario Terburuk Ekonomi RI 2021

Rina Anggraeni, Jurnalis · Rabu 07 Juli 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 07 320 2436861 jangan-kaget-sri-mulyani-ungkap-skenario-terburuk-ekonomi-ri-2021-owYVyP1Ikd.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan beberapa skenario pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga akhir 2021. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan skenario optimisnya pada kuartal ke II-2021 bisa mencapai di atas 7 persen. Hal ini tentu dengan melihat berbagai indikator ekonomi menunjukan positif pada April-Juni pertengahan lalu.

"Pertumbuhan ini bisa terjadi jika penyebaran kasus Covid-19 bisa dikendalikan dengan cepat, dan tergantung kepada disiplin protokol kesehatan masyarakat," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga: Curhat Sri Mulyani: Ruang Fiskal Makin Sempit

Kalkulasinya, kuartal III dan IV skenario pertumbuhannya sangat bergantung pada kegiatan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Salah satunya efektifnya dalam mobilitas harus diturunkan untuk mencegah penularan dan seberapa lama PPKM tersebut digulirkan.

Baca Juga: Sri Mulyani Masih Pede Ekonomi RI Bisa Tumbuh 7%

"Kita optimis pertumbuhan ekonomi kita bisa di atas 7% dan kita berharap pada minggu ke 3-4 Juni tidak mempengaruhi sehingga masih bertahan di atas 7% ," katanya.

Sedangkan, dalam skenario berat pemerintah harus melakukan penurunan mobilitas sampai 50%. Kemudian kebijakan PPKM Darurat sendiri bisa berakhir pada Agustus, sehingga normalisasi baru bisa kembali terjadi.

"Dengan skenario tersebut, maka pertumbuhan ekonomi kuartal III-2021 diperkirakan bisa mencapai 4 persen dan di kuartal IV-2021 4,6%," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini