Harga IPO Bukalapak Rp750-Rp850 per Saham, Incar Dana Segar Nyaris Rp22 Triliun

Aditya Pratama, Jurnalis · Jum'at 09 Juli 2021 09:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 278 2437965 harga-ipo-bukalapak-rp750-rp850-per-saham-incar-dana-segar-nyaris-rp22-triliun-iVjikfTCcS.jpg Bukalapak Incar Rp22 Triliun (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bukalapak akan melaksanakan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Salah satunya Bukalapak akan melaksanakan menyampaikan paparan publik (public expose) hari ini, Jumat (9/7/2021).

Berdasarkan prospektus yang beredar, Bukalapak akan menawarkan saham sebanyak-banyaknya sebesar 25.765.504.851 saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel dalam IPO nanti.

Baca Juga: Bukalapak Siap Melantai di Bursa, Tunjuk 4 underwriter 

Saham ini ditawarkan dengan nilai nominal Rp50 setiap saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya sebesar 25,0% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham.

Adapun saham yang akan ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran berkisar antara Rp750 sampai dengan Rp850 setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS).

Jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp21.900.679.123.350 atau hampir menyentuh angka Rp22 triliun.

Selain itu, sesuai dengan keputusan RUPS yang diselenggarakan pada tanggal 30 April 2021, Perseroan akan mengalokasikan sebanyak-banyaknya sebesar 0,1 persen dari Saham Yang Ditawarkan pada saat Penawaran Umum Perdana Saham untuk program alokasi saham kepada karyawan (Employee Stock Allocation (ESA) atau sebanyak-banyaknya sebesar 25.765.505 saham, dengan harga pelaksanaan ESA yang sama dengan Harga Penawaran.

Selain itu, Perseroan akan mengalokasikan sebanyak-banyaknya sebesar 4,91 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah Penawaran Umum Saham Perdana untuk program Management and Employee Stock Option Plan (MESOP) atau sebanyak-banyaknya 5.060.345.153 saham, dengan harga pelaksanaan MESOP sekurang-kurangnya 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 Hari Bursa berturut-turut di Pasar Reguler sebelum permohonan pencatatan dilakukan ke BEI.

Dijelaskan juga bahwa seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham, akan dialokasikan sekitar 66 persen oleh Perseroan untuk modal kerja. Sementara itu, sisanya akan digunakan untuk modal kerja Entitas Anak, yaitu: sekitar 15 persen dialokasikan kepada PT Buka Mitra Indonesia (BMI), sekitar 15 persen dialokasikan kepada PT Buka Usaha Indonesia (BUI), sekitar 1 persen dialokasikan kepada PT Buka Investasi Bersama (BIB), sekitar 1 persen dialokasikan kepada PT Buka Pengadaan Indonesia (BPI), sekitar 1 persen dialokasikan kepada Bukalapak Pte. Ltd. (BLSG), dan sekitar 1 persen dialokasikan kepada PT Five Jack (Five Jack Indonesia)

Adapun masa Penawaran Awal akan dilakukan 9 Juli - 19 Juli 20211, Efektif per 26 Juli 2021, Masa Penawaran Umum Perdana Saham per 28 Juli - 30 Juli 2021, Penjatahan per 3 Agustus 2021, Distribusi Saham Secara Elektronik per 5 Agustus 2021, Pengembalian Uang Pesanan per 5 Agustus 2021, dan Pencatatan Pada Bursa Efek Indonesia : 6 Agustus 2021.

Bukalapak telah menunjuk empat penjamin emisi (underwriter), terdiri atas penjamin emisi efek yakni PT UBS Sekuritas Indonesia dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Sementara itu, penjamin pelaksana emisi efek yaitu PT Mandiri Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini