Share

Beli Saham Bukalapak, Begini Caranya

Aditya Pratama, iNews · Jum'at 09 Juli 2021 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 09 278 2438096 beli-saham-bukalapak-begini-caranya-ZGlZWnZFr8.jpg Bukalapak IPO (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Bukalapak akan melaksanakan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Adapun IPO calon emiten dengan kode saham BUKA ini tidak menggunakan sistem elektronik atau e-IPO.

Berdasarkan prospektus yang beredar, Bukalapak menggunakan tata cara penawaran umum berdasarkan peraturan No.IX.A.2 dan peraturan No.IX.A.7 dengan penyesuaian tertentu berdasarkan surat OJK No.S-108/D.04/2021 tanggal 7 Juli 2021.

Bukalapak juga menyampaikan video tata cara pemesanan saham IPO dan link untuk memeroleh informasi cara pemesanan https://about.bukalapak.com/id/investor-relations/. Dalam link tersebut terdapat empat informasi yang diperoleh investor, yakni informasi emisi saham Bukalapak, harga saham, formulir pemesanan pembelian saham (FPPS), dan prospektus awal dan prospektus.

Baca Juga: Bukalapak Siap Melantai di Bursa, Tunjuk 4 underwriter 

Dijelaskan juga bahwa setiap pemesan saham harus telah memiliki sub rekening efek pada perusahaan efek/bank kustodian yang telah menjadi Pemegang Rekening pada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Pemesan saham BUKA wajib melengkapi FPPS dan mengirimkan FPPS tersebut secara elektronik kepada Perusahaan Efek dimana pemesan membuka Sub Rekening Efek yang memuat data-data sebagai berikut :

a. Nama pemesan;

b. Nomor sub rekening efek (SRE);

c. Single Investor Identification (SID);

d. Jumlah pesanan saham;

e. Rekening Dana Nasabah (RDN); dan

f. Instruksi pemindah bukuan pembayaran pemesanan saham dari RDN, dimana Perusahaan Efek akan mendebet RDN pada tanggal pembayaran pemesanan saham dan mengkreditkan sejumlah pembayaran pemesanan saham tersebut ke Rekening Penawaran Umum Perdana Saham.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Pemesanan pembelian saham yang dilakukan menyimpang dari atau tidak sesuai dengan ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak akan dilayani.

Selain itu, pemesanan hanya dapat dilakukan satu kali pemesanan untuk setiap Single Investor Identification (SID) atau nama pemesan dan diajukan melalui Perusahaan Efek dimana pemesan membuka SRE nya.

Kemudian, pemesan yang berhak melakukan pemesanan pembelian saham adalah perorangan dan/atau lembaga/badan usaha sebagaimana diatur dalam UUPM dan Peraturan No.IX.A.7. Selanjutnya, pemesanan pembelian saham harus diajukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan yaitu 100 saham dan selanjutnya dalam jumlah kelipatan 100 saham.

Berdasarkan prospektus yang beredar, Bukalapak akan menawarkan saham sebanyak-banyaknya sebesar 25.765.504.851 saham biasa atas nama yang seluruhnya adalah saham baru dan dikeluarkan dari portepel dalam IPO nanti.

Saham ini ditawarkan dengan nilai nominal Rp50 setiap saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya sebesar 25,0% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah Penawaran Umum Perdana Saham.

Adapun saham yang akan ditawarkan kepada masyarakat dengan harga penawaran berkisar antara Rp750 sampai dengan Rp850 setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan FPPS.

Jumlah seluruh nilai Penawaran Umum Perdana Saham ini adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp21.900.679.123.350 atau hampir menyentuh angka Rp22 triliun.

Dijelaskan juga bahwa seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini setelah dikurangi seluruh biaya-biaya emisi saham, akan dialokasikan sekitar 66 persen oleh Perseroan untuk modal kerja.

Sementara itu, sisanya akan digunakan untuk modal kerja Entitas Anak, yaitu: sekitar 15 persen dialokasikan kepada PT Buka Mitra Indonesia (BMI), sekitar 15 persen dialokasikan kepada PT Buka Usaha Indonesia (BUI), sekitar 1 persen dialokasikan kepada PT Buka Investasi Bersama (BIB), sekitar 1 persen dialokasikan kepada PT Buka Pengadaan Indonesia (BPI), sekitar 1 persen dialokasikan kepada Bukalapak Pte. Ltd. (BLSG), dan sekitar 1 persen dialokasikan kepada PT Five Jack (Five Jack Indonesia).

Berikut jadwal penawaran umum perdana saham Bukalapak sebagai berikut:

- Masa penawaran awal: 9 Juli-19 Juli 2021

- Tanggal efektif: 26 Juli 2021

- Masa penawaran umum perdana saham: 28 Juli - 30 Juli 2021

- Tanggal penjatahan: 3 Agustus 2021

- Tanggal distribusi saham secara elektronik: 5 Agustus 2021

- Tanggal pengembalian uang pesanan: 5 Agustus 2021

- Tanggal pencatatan saham di BEI: 6 Agustus 2021

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini