Alasan Orang Tajir Jual Rumah di Menteng dan Pondok Indah

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 11 Juli 2021 20:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 11 470 2438863 alasan-orang-tajir-jual-rumah-di-menteng-dan-pondok-indah-74gH6rTNZq.jpg Fenomena Penjualan Rumah di Pondok Indah dan Menteng. (Foto: Okezone.com/Homeideas)

JAKARTA – Terjadi fenomena penjualan rumah di kawasan elit seperti Pondok Indah, Jakarta Selatan dan Menteng, Jakarta Pusat. Di mana suplai meningkat namun harga mengalami penurunan.

Country Manager Rumah.com Marine Novita menerangkan, fenomena tersebut dapat dijelaskan berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) yang memiliki akurasi yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia.

Baca Juga: Mengenal Konsep Rumah Sehat yang Ngetren saat Pandemi

Data ini merupakan hasil analisis dari 600.000 listing properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya. Rumah.com memiliki data harga, suplai, dan demand terhadap properti beserta kenaikan dan penurunannya setiap kuartal yang cukup detil setiap kawasan.

Marine menjelaskan bahwa kenaikan jumlah suplai di area Menteng dan Pondok Indah sudah terjadi sejak kuartal III-2020 dan kuartal IV-2020. Memasuki 2021 masih terjadi kenaikan suplai namun tingkat kenaikannya tidak setinggi pada semester kedua 2020.

Baca Juga: Fenomena Orang Kaya Pondok Indah Jual Rumah karena Butuh Duit

“Penurunan harga hunian di kedua daerah tersebut muncul seiring dengan kenaikan suplainya pada kuartal III-2020. Tingkat penurunan harga sempat berkurang, bahkan bertahan di kuartal IV-2020 namun kembali turun pada kuartal I-2021 berlanjut dengan tingkat penurunan yang berakselerasi pada kuartal II-2021 di kawasan Menteng. Namun untuk daerah Pondok Indah harga secara kuartalan tetap bertahan pada Q2 2021," jelasnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (11/7/2021).

Bila disimpulkan, semakin banyak pemilik rumah memang ingin menjual rumah di kedua daerah tersebut sejak kuartal III-2020, namun sampai sekarang banyak yang belum terjual. Sehingga harga rumah pun terus mengalami penurunan mulai dari kuartal III-2021 hingga sekarang ini.

Namun tingkat penurunan yang terjadi jika dilihat dari data sebetulnya bukanlah penurunan harga yang relatif drastis, bahkan jika dibandingkan dengan kawasan lain di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

Jika dibandingkan dengan kenaikan dan penurunan indeks harga pada kuartal I menurut data Rumah.com Indonesia Property Market Index Q2 2021, wilayah-wilayah di DKI Jakarta mengalami penurunan secara merata di kisaran 0,44% per kuartal. Wilayah dengan penurunan harga terbesar adalah Jakarta Pusat, yang turun sebesar 1,52% (quarter-to-quarter) pada kuartal I-2021.

Sementara itu, Jakarta Selatan turun sebesar 1,19% (quarter-to-quarter). Artinya, tingkat penurunan harga di area Menteng dan Pondok Indah masih lebih rendah dibanding tingkat penurunan secara umum di wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini