Trip Luar Angkasa ala Miliarder Richard Branson, Segini Harga Tiketnya

Hafid Fuad, Jurnalis · Senin 12 Juli 2021 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 12 455 2439425 trip-luar-angkasa-ala-miliarder-richard-branson-segini-harga-tiketnya-ORqptnoa9m.jpg Trip Luar Angkasa ala Richard Branson (Foto: Axios)

JAKARTA - Mungkin belum banyak yang tahu kisah Sir Richard Branson yang telah bermimpi pergi ke luar angkasa sejak dia menonton pendaratan Apollo di bulan. Sejarah lalu terjadi pada tahun 2004 dia mendirikan Virgin Galactic untuk menerbangkan penumpang swasta ke luar angkasa.

Dilansir dari CNBC, Senin (12/7/2021), Branson mendirikan perusahaan untuk membeli pesawat angkasa yang dibangun oleh desainer pesawat roket Burt Rutan dari perusahaan Scaled Composites, yang menciptakan SpaceShipOne. Dia meraih hadiah USD10 juta untuk terbang dua kali ke batas luar angkasa dalam dua pekan.

Baca Juga: Fakta-Fakta Miliarder Richard Branson Sukses Meroket ke Luar Angkasa

Sementara seri Virgin Galactic SpaceShipTwo merupakan hasil diskusi Branson dengan perusahaan Scaled Composites. Pengembangan pesawat ruang angkasa tersebut juga mengalami beberapa kegagalan, termasuk ledakan pada mesin roketnya pada tahun 2007 yang menewaskan tiga karyawan Scaled Composites dan tabrakan kendaraan SpaceShipTwo, VSS Enterprise, pada tahun 2014 yang menewaskan co-pilot Virgin Galactic Michael Alsbury dan seorang pilot Peter Siebold mengalami cedera.

Perusahaan tersebut kemudian membangun VSS Unity yang dirancang dengan sistem keamanan tambahan untuk mencegah kecelakaan lagi. Virgin Galactic mulai menguji VSS Unity pada 2016 dan pada Desember 2018, sukses ke luar angkasa untuk pertama kalinya.

Baca Juga: Pemilik Virgin Galactic, Richard Branson Akhirnya sampai ke Luar Angkasa

Selain itu, Virgin Galactic awal tahun ini merampungkan pesawat luar angkasa berikutnya, VSS Imagine, yang merupakan tipe pertama dari generasi terbaru yaitu SpaceShip III.

Sebelumnya, Branson tidak berencana untuk terbang ke luar angkasa di hari Minggu kemarin. Sebenarnya perusahaan itu berencana untuk menerbangkan sang pendirinya pada penerbangan kedua uji coba. Tapi karena miliarder Jeff Bezos mengumumkan juga akan terbang dengan perusahaannya Blue Origin pada tanggal 20 Juli, Virgin Galactic langsung mempercepat jadwal terbang Branson sembilan hari sebelum keberangkatan Bezos.

Virgin Galactic dan Blue Origin saling berlomba dalam perjalan luar angkasa ke wilayah sub Orbital. Pesawat luar angkasa kedua perusahaan itu membawa penumpang ke perbatasan luar angkasa untuk merasakan gravitasi mikro hanya selama beberapa menit.

Biaya penerbangan orbital menggunakan SpaceX milik Musk, akan membutuhkan biaya puluhan juta dolar dan biasanya menghabiskan beberapa hari atau minggu di luar angkasa.

Sementara perusahaan milik Branson percaya bahwa ada ceruk pasar untuk membawa sebanyak 2 juta orang pada sub Orbital dengan biaya USD250.000 sampai USD500.000. Bahkan masih ada potensi perluasan market ketika biayanya bisa lebih rendah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini