Maskapai Ini Hemat Pengeluaran Rp1,8 Triliun Tiap Bulan

Hafid Fuad, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 455 2441622 maskapai-ini-hemat-pengeluaran-rp1-8-triliun-tiap-bulan-booqL6b83V.jpeg Maskapai Penerbangan berhemat selama pandemi covid-19 (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Maskapai penerbangan Hong kong, Cathay Pacific menargetkan akan menekan pengeluarannya kurang dari HK$1 miliar atau USD128 juta setiap bulannya di paruh kedua tahun ini. Ini diungkapkan oleh Direktur Keuangannya atau CFO perseroan seperti dilansir dari Reuters, Jumat (16/7/2021).

Maskapai tersebut sudah menghabiskan uang HK$ 1,9 Miliar setiap bulannya sepanjang paruh pertama untuk kebutuhan karantina dari para kru perseroan. Namun ini akan berkurang seiring vaksinasi kru dan kapasitas penumpang pun semakin terisi, kata CFO Cathay Pacific Rebecca Sharpe.

Baca Juga: Maskapai Ini Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta

Dalam sebuah webinar, Cathay menyatakan telah beroperasi hanya 8% dari kapasitas penumpang biasanya di saat jumlah penumpang turun lebih dari 99% karena pembatasan perbatasan internasional.

"Tidak ada perubahan signifikan dalam beberapa bulan terakhir dalam dampak dramatis yang dialami COVID-19 terhadap para penumpang di Hong Kong," urai Sharpe.

Baca Juga: AirAsia Hentikan Penerbangan hingga 6 Agustus 2021

Saat bulan Agustus nanti, diharapkan keterisian penumpang naik 20% dari masa sebelum Covid19 seiring mahasiswa yang kembali pulang ke AS dan Inggris. Mereka dapat meningkatkan 30% pada kuartal akhir nanti. Ini juga seiring dengan penghapusan pembatasan kunjungan ke Singapura dan China. Hal Ini dijelaskan oleh Chief Customer and Commercial Officer Cathay Pacific Ronald Lam.

Cathay bulan ini mengatakan mengalami kerugian pada paruh pertama yang diharapkan lebih rendah daripada tahun lalu, karena langkah-langkah penghematan biaya dan permintaan yang kuat untuk penerbangan kargo.

Angka kas bulanan di Cathay sedikit lebih tinggi sebesar USD74,51 Juta dibandingkan yang harus ditanggung kompetitornya Singapore Airlines.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini