Saham Hanson International (MYRX) Berpotensi Dihapus dari BEI

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 278 2442782 saham-hanson-international-myrx-berpotensi-dihapus-dari-bei-R7AdIjFx0L.jpg BEI Rencana Delisting Saham Hanson. (Foto; Okezone.com)

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan potensi delisting atau penghapusan saham PT Hanson International Tbk (MYRX). Saham Hanson pun telah disuspensi sekira 18 bulan.

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (19/7/2021), pengumuman potensi delisting Perusahaan Tercatat PT Hanson International Tbk disampaikan dengan nomor Peng-00030/BEI.PP3/07-2021.

"Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka dapat kami sampaikan bahwa saham Perseroan telah disuspensi selama 18 bulan dan masa suspensi akan mencapai 24 bulan pada tanggal 16 Januari 2022," tulis keterangan BEI dikutip Senin (19/7/2021).

Baca Juga: Kapitalisasi Pasar Saham 34 BUMN di BEI Tembus Rp1.733 Triliun

Bursa juga meminta kepada publik untuk memperhatikan dan mencermati segala bentuk informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Adapun susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan berdasarkan Akta Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan No.17 tanggal 13 November 2019 adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama : Raden Agus Santosa

Komisaris Nurharjanto

Komisaris Independen : Venkata Ramana Tata

Direktur Utama : Benny Tjokrosaputro

Baca Juga: Melimpahnya Sumber Daya Alam Tak Buat RI Kebal dari Corona

Direktur : Rony Agung Suseno

Direktur : Hartono Santoso

Direktur : Adnan Tabrani

Kemudian, pemegang saham Perseroan berdasarkan Pemegang Saham di atas 5 persen KSEI per 14 Juli 2021:

- PT ASABRI (Persero) 9.405.765.952 (10,85 persen)

- Masyarakat 77.297.454.840 (89,15 persen)

Jumlah: 86.703.220.792 (100,00 persen)

Bursa dapat menghapus efek Perusahaan Tercatat apabila:

a. Ketentuan III.3.1.1, Mengalami kondisi, atau peristiwa, yang secara signifikan berpengaruh negatif terhadap kelangsungan usaha Perusahaan Tercatat, baik secara finansial atau secara hukum, atau terhadap kelangsungan status Perusahaan Tercatat sebagai Perusahaan Terbuka, dan Perusahaan Tercatat tidak dapat menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

b. Ketentuan III.3.1.2, Saham Perusahaan Tercatat yang akibat suspensi di Pasar Reguler dan Pasar

Tunai, hanya diperdagangkan di Pasar Negosiasi sekurang-kurangnya selama 24 bulan terakhir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini