Share

Mekanisme Penyaluran BLT Subsidi Gaji Dibahas, Kapan Cairnya?

Tim Okezone, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 15:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 320 2442942 mekanisme-penyaluran-blt-subsidi-gaji-dibahas-kapan-cairnya-k1hb6NPjPS.jpg Mekanisme Penyaluran BLT Subsidi Gaji (Foto: Okezone)

JAKARTA - BLT subsidi gaji diusulkan cair pada PPKM darurat. Bak gayung bersambut, pemerintah kini membahas mekanisme penyaluran BLT subsidi gaji.

Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi membenarkan bahwa ada rencana mencairkan kembali BLT subsidi gaji.

"Iya kita bahas terutama menyangkut siapa yang berhak memperoleh dan juga mekanismenya," kata Anwar kepada Okezone, Jakarta.

Baca Juga: Kabar Gembira! BLT Subsidi Gaji Bakal Cair Lagi 

Saat ditanya soal data penerima BLT subsidi gaji, pihak Kemnaker mempertimbangkan banyak aspek.

"Kita masih mempertimbangkan banyak aspek. Tunggu dulu ya," katanya

Menurut Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira seharusnya pemerintah menambah alokasi bansos dan memberikan BLT subsidi gaji pada penerima bansos sebesar Rp5 juta.

Kemudian dalam minggu pertama harus segera dicairkan setidaknya 70-80% dari target bansos tunai. Di mana hal ini berdampak baik guna mencegah perusahaan lakukan PHK massal ketika tidak mampu memberika upah secara penuh kepada karyawannya.

"Jika bansos upah per penerima selama dua bulan Juli-Agustus nilainya Rp5 juta maka si penerima akan gunakan uangnya untuk membeli bahan makanan dan keperluan non pangan seperti membayar cicilan, tagihan listrik dan biaya internet. Bantuan subsidi upah juga mencegah perusahaan lakukan PHK massal di saat tidak mampu menggaji penuh karyawannnya" tuturnya.

Lalu apa syarat penerima BLT subsidi gaji? Berikut syarat penerima BLT subsidi gaji jika mengacu pencairan pada tahun lalu dilansir dari Instagram @Kemnaker.

1. Harus terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan NIK.

2. Penerima merupakan pekerja atau buruh penerima gaji atau upah.

3. Penerima aktif program Jamsos BPJS Ketenagakerjaan, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan.

4. Kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020.

5. Peserta aktif program Jamsos Ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp5.000.000 (Lima Juta Rupiah).

6. Memiliki rekening bank aktif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini