Raup Cuan, Kisah Wanita Pakistan Jual 700 Hewan Kurban Secara Online

Senin 19 Juli 2021 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 455 2442915 raup-cuan-kisah-wanita-pakistan-jual-700-hewan-kurban-secara-online-HB910wgJbn.jpg Penjualan Hewan Kurban Secara Online untuk Idul Adha. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pedagang hewan kurban pada Idul Adha kali ini dijual secara online karena masih adanya pandemi virus corona. Seperti pedagang hewan kurban di Pakistan yang memutuskan menjual hewan ternak secara daring, bukan membawa ternak tersebut ke pasar tradisional.

Dalam menjualnya, Sania Munif merekam gambar kambing-kambingnya. Perempuan berusia 20 tahun ini menjual ternak tersebut untuk hewan kurban menjelang Idul Adha. Dia menemukan metode penjualan modern untuk menarik pembeli hewan-hewan kurbannya.

Setahun silam, dia membuat portal untuk menjual kambingnya secara online. Dan bisnis ini berjalan dengan sangat baik.

Baca Juga: Kisah Petani Kopi Raup Cuan hingga Bangun Peternakan Kambing

"Saya telah melakukan bisnis ini selama empat tahun. Pada mulanya saya berbisnis dengan keluarga dan teman-teman saya. Tetapi bisnis ini akhirnya bertambah besar. Sekarang saya memiliki 700 hewan kurban untuk dijual, lebih dari 280 ekor telah laku terjual," kata Sania, dikutip dari Voa Indonesia, Senin (19/7/2021).

Sania mengatakan, pandemi telah mendorong usahanyauntuk beralih ke penjualan secara daring atau online.

"Selama Covid-19, orang menjadi meminati belanja online. Ini kesempatan yang bagus, terutama bagi pengusaha muda karena kita tidak perlu datang langsung, hanya menelpon dan memesan secara online, dan sebagai perempuan muda, mudah sekali bagi saya untuk melakukan bisnis ini," katanya.

Tentu saja dia masih harus memberi pakan dan merawat ternaknya. Tetapi dengan menjual hewan tersebut secara online, Sania melewatkan satu langkah dalam rantai penjualan tradisional, yakni membawa hewan-hewan tersebut ke pasar.

Calon pembeli kini dapat melihat video-video online mengenai masing-masing hewan yang ditawarkan dan kemudian datang untuk membawa hewan yang mereka ingin beli.

Baca Juga: 7 Cara Jitu Dagang Online dengan Media Sosial

Meskipun teknologi telah membantu Sania mengembangkan bisnisnya, pasar ternak di Karachi masih tetap ramai menjelang Idul Adha.

Suhrab Goth mungkin adalah pasar hewan kurban terbesar se-Asia. Pasar ini penuh dengan hewan kurban, para pemilik dan pembeli yang masih ingin bertemu dan bertransaksi secara langsung.

"Sejauh ini telah lebih dari 300 ribu ekor hewan yang dibawa dari berbagai penjuru negara ini. Kami perkirakan sedikitnya 700 ribu ekor hewan akan tiba di sini sebelum Iduladha. Kami telah mendirikan pasar di lahan seluas sekitar 364 hektare," kata Pengelola Pasar Suhrab Goth Zaki Abro.

Sementara itu, Seorang Calon Pembeli Zunair Khan datang dengan niat membawa pulang hewan korbannya. Tetapi tak satupun yang harganya masuk anggarannya.

"Saya telah berkeliling selama 11 jam ini, tetapi sayangnya belum menemukan kurban yang pas. Para pedagang biasanya meminta harga sekitar 36,2 juta rupiah untuk seekor sapi. Mustahil bagi kami untuk membeli dengan harga semahal itu. Ada pandemi dan inflasi, bagaimana orang biasa dapat menunaikan ritual agama? Allah akan menolong kami," katanya.

Tawar menawar antara pembeli dan penjual sudah biasa terjadi setiap tahun sewaktu mereka berupaya mencapai harga terbaik bagi semua pihak.

Di Pakistan, Idul Adha akan mulai dirayakan pada Rabu 21 Juli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini