Investor RI Bisa Cari Cuan di Pasar Saham AS

Antara, Jurnalis · Rabu 21 Juli 2021 18:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 278 2443952 investor-ri-bisa-cari-cuan-di-pasar-saham-as-wEj94Xu68M.jpg Investor RI Bisa Cari Cuan di Pasar Saham AS (Foto: Okezone)

 JAKARTA - Anak usaha dari Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan Indonesia Financial Group, PT Bahana TCW Investment Management bersama Bank DBS Indonesia menggandeng perusahaan pengelola aset investasi global yang berbasis di Amerika Serikat Franklin Templeton Ltd membuka peluang investasi di Negeri Paman Sam.

"Bahana TCW melihat tingginya minat investor Indonesia untuk membeli aset berefek saham teknologi dan kesehatan global. Untuk itu, kami membuka akses tersebut bagi para investor dengan bekerja sama dengan Franklin Templeton, salah satu perusahaan investasi global terbaik," kata Presiden Direktur Bahana TCW Rukmi Proborini saat jumpa pers daring di Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Selama COVID-19 merebak secara global, minat investasi di perusahaan teknologi global, terutama perusahaan raksasa teknologi seperti Facebook, Amazon, Apple, Netflix, Google (FAANG) meningkat pesat. Hal ini dilandasi oleh solidnya bisnis perusahaan digital dibandingkan perusahaan non digital selama pandemi COVID-19.

Baca Juga: Wih! Masyarakat Papua Kian Banyak Jadi Investor Saham 

Franklin Templeton telah memiliki pengalaman dalam mengelola aset investasi sejak tahun 1990, dengan beragam produk investasi, seperti reksa dana saham, reksa dana obligasi, reksa dana dengan aset offshore, dan ETF.

Produk reksa dana Bahana US Opportunity Sharia Equity USD yang menjadi kerja sama antara Bahana TCW dan Franklin Templeton itu dipercaya memiliki imbal hasil yang lebih kompetitif karena efek yang diperdagangkan berada di pasar saham Amerika Serikat.

Perdagangan saham di Amerika Serikat seperti New York Stock Exchange dan Nasdaq mencatatkan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan pasar saham negara maju lainnya, seperti Eropa, Jepang, maupun negara berkembang secara historis.

Produk tersebut juga merupakan produk reksa dana syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia dengan fokus pada pasar saham Amerika Serikat yang saat ini terkonsentrasi pada sektor teknologi dan kesehatan. Produk itu juga dikelola aktif sesuai dengan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

"Kami bangga, untuk pertama kalinya dapat menawarkan strategi kami untuk investor Indonesia. Kerjasama kami dengan Bahana TCW berfokus pada strategi pertumbuhan positif pasar Amerika Serikat serta mengacu pada prinsip ESG," kata Regional Head for Southeast Asia (ex Malaysia), Franklin Templeton, Dora Seow.

Strategi tersebut secara jangka menengah dan panjang diyakini akan mengungguli indeks benchmark Russell 3000 sehingga dapat menjadi pilihan diversifikasi investasi yang bagus bagi investor Bank DBS Indonesia.

Kesempatan tersebut juga memberikan pondasi bagi pihaknya untuk memberikan peluang yang lebih kompetitif bagi pasar di Indonesia dan kami berkomitmen untuk terus memperluas layanan dan produk bagi pasar Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini