BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Hanya untuk 8,8 Juta Pekerja

Antara, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 07:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 320 2444114 blt-subsidi-gaji-rp1-juta-hanya-untuk-8-8-juta-pekerja-cEbMfzxKD3.jpg BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta Cair (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - BLT subsidi gaji akan kembali dicairkan hanya untuk 8,8 juta pekerja yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali. Besaran BLT subsidi gaji Rp1 juta dengan anggaran Rp8,8 triliun,

"Kami tadi sudah bahas dengan Ibu Menaker, akan ada dari Rp10 triliun anggaran yang kita tambah untuk pekerja ini, akan ditujukan bagi 8,8 juta pekerja," jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual seperti dilansir Antara, Jakarta, Kamis (22/7/2021).

Sri Mulyani merinci sebanyak Rp10 triliun akan dialokasikan untuk BLT subsidi gaji atau BSU senilai Rp8,8 triliun dan tambahan dana pelatihan Kartu Pra Kerja senilai Rp1,2 triliun.

Baca Juga: Pekerja Dapat BLT Subsidi Gaji Rp1 Juta, Ini Syaratnya 

Dengan demikian, dana tambahan untuk perlindungan pekerja yang semula diperuntukkan khusus bagi program Pra Kerja, kini juga dipakai dalam program BLT subsidi gaji.

Namun, menurut dia, keduanya memiliki fungsi yang berbeda. BSU digunakan untuk pekerja yang dirumahkan dan atau dipotong jam kerjanya, sedangkan Kartu Pra Kerja diperuntukkan bagi pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Melalui pemberian insentif upah tersebut, Sri Mulyani mengharapkan pelaku usaha tidak perlu sampai melakukan PHK terhadap karyawan.

Menurut rencana, pekerja yang akan mendapat BSU ini merupakan pekerja dengan upah bulanan tidak sampai Rp3,5 juta. Para pekerja, terutama di sektor non kritikal yang tidak boleh beroperasi di tengah PPKM, juga mendapatkan bantuan.

"Sehingga ini yang jadi target bantuan subsidi upah pekerja yang tidak di-PHK dan pekerjanya mengalami penurunan penerimaan karena mereka bekerja di sektor non kritikal," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini