Menko Luhut: Kita Tidak Perlu Impor-Impor Lagi, Indonesia Bangsa Hebat

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 22 Juli 2021 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 320 2444383 menko-luhut-kita-tidak-perlu-impor-impor-lagi-indonesia-bangsa-hebat-qOPbSazi6q.jpg Menko Luhut: Kita Tak Perlu Impor-Impor Lagi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan melakukan optimalisasi dan meningkatkan produksi dalam negeri khususnya di bidang infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada pendidikan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, di era pandemi Covid-19 Indonesia tidak boleh terlalu bergantung kepada negara lain dan harus mulai memproduksi sendiri dan bangga dengan hasil karya anak bangsa yang hebat.

"Pada akhirnya kita harus produksi sendiri saja, jadi tidak perlu dan mesti impor-impor lagi. Sekarang dengan keadaan di masa pandemi ini kita bisa melihat betapa selama ini banyak selagi bergantung kepada negara lain, bergantung keluar. Dengan ini kita harus menggeser dengan banyak memproduksi dalam negeri," kata Luhut melalui konferensi virtual, Kamis (22/7/2021).

Baca Juga: Tekan Impor, Ini Jurus RI Tingkatkan TKDN Produk Laptop hingga Tablet 

Luhut menambahkan, Indonesia akan bisa dan mampu untuk mengambil langkah produktif dan mengurangi beberapa hal yang dianggap konsumtif dalam membeli dan mengekspor barang dari produk luar.

"Ya pasti bisa, saya optimis kita bisa memenuhi kebutuhan kita. Memang presentase produksinya rendah tapi kalau kita serius kita bisa membuat lebih banyak dan tadi pihak Mendikbud sudah menganggarkan cukup besar dan saya dukung dan pasti ini akan berhasil dan akan sangat baik sekali karena Indonesia sebenarnya anak-anak bangsa yang hebat," katanya.

Luhut mengimbau kepada seluruh warga untuk bia bangga selaku Warga negara Indonesia harus mulai mencintai produk lokal dan memproduksi dengan sendiri secara perlahan.

"Kita harus memajukan diri kita jangan terlalu mengharapkan negara maju bisa terus menggandeng negara berkembang, kapan kita akan mengembangkan value-nya," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini