Tradisi Medali Olimpiade di Cabang Angkat Besi, Erick Thohir: Lifter Indonesia Mendunia

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Sabtu 24 Juli 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 24 320 2445402 tradisi-medali-olimpiade-di-cabang-angkat-besi-erick-thohir-lifter-indonesia-mendunia-cLtbsT5fKe.jpg Erick Thohir: Lifter Indonesia Mendunia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengucapkan selamat kepada Windy Cantika, lifter putri yang berhasil menyumbangkan medali pertama bagi Indonesia dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Indonesia melalui lifter putri, Windya Cantika Aisah di kelas 49 kg berhasil meraih medali perunggu, yang menjadi medali pertama di Olimpiade kali ini. Meskipun di kelas tersebut terdapat para lifter tangguh seperti Hou Zhihui dari China, Saikhom Mirabai Chanu (India), dan Jourdan Delacruz (AS), Windy tetap mampu kibarkan Merah Putih.

"Tradisi medali Olimpiade di cabang angkat besi tak pernah putus sejak Olimpiade Sydney 2000. Hal itu tercapai melalui pembinaan dan regenerasi yang terjaga. Mari kita doakan tradisi ini tetap bertahan di Olimpiade Tokyo karena Indonesia memiliki kualitas lifter-lifter yang mendunia," kata Erick dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu (27/4/2021).

Baca Juga: Windy Cantika Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 

Erick menambahkan bahwa dirinya memahami persiapan atlet Indonesia menuju Olimpiade Tokyo lebih berat, termasuk bertanding di tengah situasi pandemi.

Erick menginginkan, rakyat Indonesia terus menyemangati perjuangan para duta olahraga nasional yang tengah berlaga di Olimpiade Tokyo 2020. Indonesia mengirimkan 28 atlet dalam ajang tersebut.

"Selain mendoakan dan memberikan dukungan moral agar tradisi medali Olimpiade tetap tertahan, saya meminta agar rakyat Indonesia juga harus memasang bendera Merah Putih," katanya

Dia menilai, simbol bendera kebanggaan nasional itu penting dalam konteks terkini, yakni menghadapi pandemi Covid-19. Karenanya, seluruh elemen bangsa harus berjuang bersama.

"Jangan bendera putih yang berarti menyerah dan membuat kita terpecah belah dan saling salah menyalahkan. Kita harus bersatu, bergotong royong sehingga Merah Putih terus berkibar," katanya.

Namun, mantan Ketua KOI 2015-2019 itu berharap para atlet nasional tetap fokus, jaga kesehatan, dan mampu menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang punya prestasi tinggi di pentas olahraga dunia.

Sebanyak 28 atlet Indonesia akan berlaga di delapan cabang olahraga yaitu bulu tangkis, atletik, panahan, menembak, dayung, selancar, angkat besi, dan renang. Peluang untuk meraih medali, termasuk medali emas terdapat di cabang bulutangkis dan angkat besi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini