PTPP Incar Proyek Strategis di Bidang EPC

Tim Okezone, Jurnalis · Minggu 25 Juli 2021 19:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 278 2445788 ptpp-incar-proyek-strategis-di-bidang-epc-0aTnFoW9dj.jpg PTPP mengincar proyek bidang EPC (Foto: Okezone)

JAKARTAPT PP (Persero) Tbk membidik proyek strategis di bidang Engineering, Procurement dan Construction (EPC) terutama pada sektor Industrial Plants. Untuk menggarap proyek tersebut, PTPP bersama beberapa BUMN menandatangani Nota Kesepakatan dengan PT Rekayasa Industri (Rekind).

“EPC serta Energi Terbarukan merupakan salah satu bidang Champion PTPP yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap pengembangan bisnis perusahaan ke depannya. Sebagai salah satu bidang konstruksi yang memiliki potensi pasar di Indonesia, fokus pada percepatan segmen champion ini menjadi salah satu strategi perusahaan untuk mendongkrak kinerja," ujar Direktur Utama PTPP Novel Arsyad, Minggu (25/7/2021).

Baca Juga: Garap Proyek SPAM, Anak Usaha PTPP Raih Pinjaman Rp337,3 Miliar

Pengalaman dan karya PTPP di bidang EPC serta Energi Terbarukan telah tersebar di seluruh pelosok negeri, dimana sebagian besar juga termasuk ke dalam Proyek Strategis Nasional (“PSN”), seperti: Kilang Minyak (RDMP) di Balikpapan dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah yang saat ini sedang dikerjakan,” ujar Novel Arsyad selaku Direktur Utama PTPP dalam sambutannya.

“Berbicara terkait kiprah PTPP di sektor EPC, tentunya tidak terlepas dari dukungan para partner dan stakeholder, salah satunya adalah PT Rekayasa Industri," tambahnya.

Baca Juga:  PTPP Bakal Terbitkan Surat Utang Rp2 Triliun

Sementara itu, Wakil Menteri I BUMN Pahala Mansury mengemukakan bahwa hal Ini merupakan bentuk kerjasama dengan prinsip B to B (business to business) di bidang EPC. Terutama untuk memastikan terselenggaranya proyek-proyek strategis, seperti pengembangan dan pembangunan kilang-kilang, baik itu kilang refinery, petrokimia, fasilitas pengolahan, powerplant, gasifikasi hingga pengerjaan proyek di luar negeri.

Dengan berjalannya proyek-proyek strategis tersebut juga akan mendorong dan mengakselerasi perkembangan perekonomian di Indonesia, terutama mengantisipasi pandemi Covid 19.

“Kerjasama ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi semua pihak dan memastikan terselenggaranya pembangunan proyek-proyek strategis tersebut dapat berjalan dengan kualitas terbaik, efisien dan dapat selesai tepat waktu. Biaya, mutu dan waktu merupakan pertimbangan penting dimana Presiden RI dalam arahannya selalu menekankan pentingnya BUMN sebagai salah satu pendorong peningkatan investasi di Indonesia. Salah satu peluang yang memungkinkan untuk meningkatkan investasi adalah melalui pembangunan proyek-proyek strategis,” ujar Pahala.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini