Boleh Makan di Tempat Maksimal 20 Menit, Luhut Minta Jangan Banyak Ngobrol!

Rina Anggraeni, Jurnalis · Senin 26 Juli 2021 08:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 26 320 2445922 boleh-makan-di-tempat-maksimal-20-menit-menko-minta-jangan-banyak-ngobrol-Ke2kxvncQt.jpg Menko Luhut soal Aturan PPKM Level 4 dan 3 (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM level 4 dan pemberlakuan PPKM level 3 dari 26 Juli - 2 Agustus 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan, sesuai dengan pengumuman dari Presiden Jokowi mulai tanggal 26 Juli – 2 Agustus 2021 akan diberlakukan PPKM Level 4 untuk kota/kabupaten yang memiliki assesmen WHO level 4

Sementara PPKM level 3 untuk kota/kabupaten yang memiliki assesmen WHO level 3, di seluruh Jawa Bali Kebijakan ini, menurutnya perlu kerja sama dari semua pihak.

"Ini adalah tanggung jawab kita semua, agar penanganan varian delta ini bisa ditangani dengan baik, dan ekonomi rakyat kecil bisa berjalan," kata Luhut di Jakarta, Senin (26/7/2021).

Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Tambah Bansos dan BLT UMKM

Lalu, warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 20.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

"Waktu maksimum makan setiap pengunjung 20 menit dan kami sarankan selama makan karena tidak pakai masker jangan banyak berkomunikasi, jangan banyak berkomunikasi," tegasnya.

Selain itu, pasar yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan untuk buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat,

“Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok dapat buka dengan kapasitas maksimal 50 persen sampai pukul 15.00,” kata Menko Luhut.

Sementara itu, peraturan lebih lanjut akan dilakukan oleh Pemerintah Daerah. Kemudian, lanjut Menko Luhut, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah.

Sedangkan untuk transportasi umum (kendaraan umum, angkutan massal, taksi (konvensional dan online) dan kendaraan sewa/rental) diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 50 persen (lima puluh persen) dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

“Diketahui di beberapa provinsi di Pulau Jawa sudah dilakukan asesmen untuk Level 4 yang dilakukan di 95 Kabupaten/Kota yang akan menerapkan Level 4 di Jawa Bali,” tegas Menko Luhut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini