Asyik! Pensiunan PNS Dapat Rp1,08 Triliun

Rina Anggraeni, Jurnalis · Selasa 27 Juli 2021 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 470 2446733 asyik-pensiunan-pns-dapat-rp1-08-triliun-n5OszWtRpo.jpeg Pensiunan PNS Dapat Rp1,08 Triliun(Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Dana Tabungan Perumahan (Taperum) bagi PNS pensiun dan ahli waris tahap ketiga sudah dicairkan. Pada tahap ini, pencairan dana masih difokuskan pada PNS dengan masa pensiun hingga Desember 2020 yang belum diakomodasi pada pencairan tahap pertama dan kedua di kuartal I 2021.

Pencairan dana tersebut dilaksanakan sesuai hasil likuidasi aset Bapertarum-PNS yang diperhitungkan sebagai saldo untuk setiap individu PNS.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 122 tahun 2020 tentang Tata Cara Pengalihan dan Pengembalian Dana Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil, pencairan dana Taperum (baik untuk PNS pensiun maupun ahli waris) dilaksanakan paling lama 3 tahun terhitung sejak BP Tapera menerima pengalihan dana dari tim likuidasi pada Desember 2020 lalu.

Baca Juga: Kriteria Pensiunan PNS yang Bisa Cairkan Dana Taperum

Komisioner BP Tapera Adi Setianto menyatakan, BP Tapera berkomitmen untuk bekerja cepat dan tepat, agar proses pencairan dana kepada peserta dapat direalisasikan sesegera mungkin.

"BP Tapera telah mencairkan dana sejumlah Rp1,58 triliun kepada 383.509 PNS pensiun dan ahli waris. Jumlah penerima dana tersebut hampir mencapai 50% dari seluruh target penerima dana Taperum," kata Adi di Jakarta, Selasa (27/7/2021)

Adapun pencairan tersebut di atas, dilakukan melalui kolaborasi BP Tapera dan Taspen. Langkah BP Tapera akselerasi pencairan dana Taperum pada tahap ketiga, BP Tapera menargetkan pencairan bagi 393.699 PNS pensiun dan ahli waris, dengan total dana sebesar Rp1,08 triliun.

Sebagai informasi, sebagian besar dari target penerima tersebut sudah tidak tercatat menjadi peserta Taspen dikarenakan pensiun dini dan beberapa hal lainnya.

Atas dasar tersebut, BP Tapera mengambil langkah alternatif bekerja sama dengan perbankan agar hak PNS pensiun dan ahli waris tetap dapat diberikan.

Pada bulan Mei 2021, BP Tapera menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BRI, di mana BP Tapera menempatkan dananya untuk dicairkan kepada target penerima yang tidak tercatat sebagai peserta Taspen.

“Dengan segala kerendahan hati, saya menyampaikan bahwa dalam prosesnya BP Tapera menghadapi beberapa tantangan seperti verifikasi data, proses penghitungan saldo beserta pengembangannya, serta penjajakan kerja sama dengan perbankan. PKS dengan BRI pada Mei tahun ini merupakan upaya BP Taperadalam percepatan pencairan dana kepada para peserta," katanya.

Seluruh dana Taperum sudah dialokasikan ke BRI, di tahap awal pencairan, BP Tapera menyerahkan data sejumlah 370.616 atau sekitar 90% dari total target dengan detail sebanyak 248.477 PNS pensiun dan 122.139 ahli waris masing-masing sejumlah Rp759,6 miliar dan Rp217,8 miliar. Dalam waktu dekat, BP Tapera akan melakukan proses lebih lanjut hingga mencapai 100%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini