Dulu Rugi, Kini Indosat Kantongi Laba Bersih Rp5,5 Triliun di Semester I-2021

Anggie Ariesta, Jurnalis · Kamis 29 Juli 2021 18:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 29 278 2448046 dulu-rugi-kini-indosat-kantongi-laba-bersih-rp5-5-triliun-di-semester-i-2021-zQI3DSLxyD.jpg Dulu Rugi, Kini Indosat Raup Laba (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) meraup laba bersih Rp5,59 triliun pada semester I-2021. Capaian ini membalikkan keadaan rugi bersih Rp341,1 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara, Indosat mencatatkan total pendapatan yang meningkat sebesar 11,4% year-on-year (YoY) menjadi Rp14,98 triliun pada semester I-2021, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Indosat Rugi Rp716,7 Miliar di 2020, Siap-Siap Jual 4.000 Menara

Sedangkan pendapatan seluler naik 11,3% YoY menjadi Rp12,4 triliun. Bisnis B2B Enterprise juga menunjukkan kinerja yang kuat, dengan peluang yang muncul termasuk IoT, IT Services, Cloud, dan Security, membantu memberikan pertumbuhan pendapatan 16,5% (YoY), menjadi Rp2,65 triliun.

“Indosat Ooredoo secara konsisten mencatatkan kinerja keuangan yang kuat melalui eksekusi yang berfokus pada strategi transformasi kami. Pada paruh pertama tahun ini, kami berhasil mencapai pertumbuhan top-line yang solid, meneruskan tren pertumbuhan pendapatan yang secara konsisten mengungguli industri," ujar President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, Kamis (29/7/2021)

Kemudian untuk EBITDA meningkat 24,8% YoY mencapai Rp6,78 triliun, merupakan EBITDA semester pertama tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh kombinasi pertumbuhan top line dan efisiensi biaya yang berkontribusi terhadap pertumbuhan 4,8% pada margin EBITDA YoY, mencapai 45,2% di semester pertama tahun 2021.

"Kami juga mencatatkan EBITDA yang unggul, dengan pertumbuhan dua kali lebih cepat daripada pendapatan, diatas semua itu kami juga berhasil mencatatkan laba bersih yang cukup baik," katanya.

Indosat juga mencatat 60,3 juta pelanggan yang puas dan loyal di semester pertama 2021, meningkat 5,3% YoY. Pelanggan data 4G tumbuh menjadi 40 juta, meningkat 29,5% YoY. Pendapatan Rata-rata per Pengguna (ARPU) meningkat sebesar 8,2% YoY menjadi Rp34 ribu, terutama didorong oleh pertumbuhan yang kuat dalam lalu lintas data yang naik 40,2% YoY, membantu memberikan pertumbuhan 19% dalam pendapatan data 4G.

"Fokus kami atas produk yang sederhana, transparan, dan inovatif, bersama dengan komitmen kami terhadap keunggulan jaringan, mewujudkan pertumbuhan dan profitabilitas yang konsisten dan berkelanjutan bagi bisnis kami," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini