Chandra Asri (TPIA) Raih Investasi Rp24,6 Triliun

Tim Okezone, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 09:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 278 2448287 chandra-asri-tpia-raih-investasi-rp24-6-triliun-TzI4vZsyO7.jpg Chandra Asri Raih Investasi Rp24 Triliun (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) meraih investasi USD1,7 miliar atau setara Rp24,62 triliun (kurs Rp14.482 per USD) dari Thai Oil Public Company Limited (Thaioil).

Investasi Rp24,6 triliun ini untuk pembangunan kompleks petrokimia terintegrasi. TPIA telah memilih Thai Oil Public Company Limited (Thaioil) sebagai investor strategis setelah melalui proses seleksi yang ketat.

TPIA dan Thaioil telah menandatangani perjanjian-perjanjian definitif untuk dilanjutkan ke penambahan modal di TPIA melalui Penawaran Umum Terbatas yang akan diajukan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Investasi di TPIA akan dilakukan melalui anak perusahaan yang ditunjuk oleh Thaioil yang akan bertindak sebagai standby buyer untuk menjamin keberhasilan transaksi ini.

“Ini adalah momen yang luar biasa bagi Chandra Asri. Hasil dari right issue akan secara signifikan meningkatkan rencana kami untuk mengembangkan kompleks petrokimia kedua kami, seiring dengan langkah Perseroan untuk mempercepat pengambilan FID pada tahun 2022," kata Presiden Direktur dan Chief Executive Officer Chandra Asri Erwin Ciputra dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: Perkuat Sektor Farmasi, Erick Thohir Bangun Industri Petrochemical

Total perkiraan investasi Thaioil yang memperoleh 15% kepemilikan saham di TPIA setelah right issue, dan SCG yang mempertahankan sekitar 30,57% dari kepemilikan saham di TPIA, mencapai US$ 1,3 miliar.

Transaksi ini masih mensyaratkan persetujuan regulator yang berlaku, termasuk dari OJK dan diharapkan selesai selambat-lambatnya 30 September 2021. Hal ini akan menjadi salah satu right issue terbesar yang pernah dilakukan di BEI.

Pemegang saham utama TPIA, PT Barito Pacific Tbk dan SCG Chemicals Co, Ltd (SCG) mendukung penuh aksi korporasi ini untuk menyuntikkan ekuitas ke TPIA. Hasil bersih yang diperoleh akan digunakan untuk pengembangan dan pembangunan kompleks petrokimia terintegrasi kedua TPIA yang berskala global oleh anak perusahaannya, PT Chandra Asri Perkasa (CAP2) yang antara lain akan terdiri dari unit cracker, polymerized olefins serta fasilitas dan utilitas terkait. Hal ini sejalan dengan strategi TPIA untuk memperluas kapasitas produksi dan skala usaha dalam melayani kebutuhan pasar Indonesia.

“Semua ini sepenuhnya sejalan dengan seruan Presiden Joko Widodo dan Pemerintah untuk mempromosikan kemandirian dan substitusi impor. Kami senang memiliki Thaioil, kilang terbesar di Thailand sebagai mitra pertumbuhan kami," tambah Erwin.

Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Barito Pacific Tbk Agus Salim Pangestu mengatakan, pihaknya pada dasarnya, percaya pada pertumbuhan melalui kemitraan.

“Saya senang memiliki Thaioil sebagai investor fundamental lainnya di Chandra Asri, setelah melalui seleksi Investor Strategis yang kuat dan proses yang komprehensif. Kami berharap dapat bekerja sama untuk mewujudkan CAP2 dan menciptakan Impact Beyond Returns yang membangun nilai berkelanjutan bagi orang-orang, bisnis dan masyarakat di dalam dan di luar Indonesia," ujarnya.

Presiden dan Chief Executive Officer Thaioil Wirat Uanarumit mengatakan kerja sama ini adalah langkah penting bagi Thaioil dan langkah strategis bagi Thaioil untuk memperluas rantai nilai perusahaan ke dalam bisnis petrokimia.

“Saya senang bahwa kami dapat merampungkan proses kemitraan ini dengan TPIA, produsen petrokimia utama di pasar yang menarik seperti Indonesia, dan untuk membantu TPIA dalam tahap pertumbuhan berikutnya dengan pengembangan dan pembangunan CAP2," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini