Harga Emas Meroket 1,73% Jadi USD1.835/Ounce

Antara, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 08:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 320 2448209 harga-emas-meroket-1-73-jadi-usd1-835-ounce-Zq58LACPvK.jpg Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com)

CHICAGO - Harga emas meroket pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor menyambut pernyataan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell, setelah pertemuan kebijakan dua hari. The Fed menyatakan bahwa bank sentral tidak mungkin menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, melesat USD31,2 atau 1,73% menjadi USD1.835,8 per ounce. Ini adalah penyelesaian tertinggi untuk emas sejak 16 Juni dan persentase kenaikan satu hari terbesar sejak 6 Mei.

Baca Juga: Turun Tipis, Harga Emas Dibanderol USD1.799/Ounce

Powell mengatakan, pasar kerja AS masih memiliki beberapa alasan untuk dibahas, sebelum tiba saatnya untuk menarik kembali dukungan bank sentral terhadap ekonomi.

"Anda akan melihat inflasi memanas bergerak maju, karena Fed lebih fokus pada lapangan kerja dan tidak akan melawan mereka dalam waktu dekat, dan itu adalah lingkungan yang positif untuk logam mulia," kata Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, David Meger, dikutip dari Antara, Jumat (30/7/2021).

"Ini bukan reli tipe flash-in-the-pan (sesuatu yang tiba-tiba), tetapi yang lebih berkelanjutan karena tidak ada yang menghalangi emas," katanya.

Baca Juga: Naik Goceng, Emas Antam Hari Ini Dijual Rp945.000/Gram

Memperkuat pandangan Powell, data ekonomi AS menunjukan pertumbuhan pada tingkat tahunan 6,5% di kuartal terakhir. Namun di bawah perkiraan kenaikan 8,5% oleh para ekonom dalam jajak pendapat Reuters.

Suku bunga AS yang lebih rendah mengurangi peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil. Dukungan pada harga emas setelah indeks dolar tergelincir ke level terendah satu bulan.

"Meningkatnya ketidakpastian kebijakan moneter, inflasi, dan meningkatnya risiko volatilitas pasar ekuitas akan mendukung permintaan aset-aset safe-haven," kata ANZ Research dalam sebuah catatan.

Harga emas rata-rata akan sedikit di atas level mereka saat ini di USD1.830 per ounce untuk sisa tahun ini, sebelum turun pada 2022, jajak pendapat Reuters menunjukkan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 90,5 sen atau 3,64% menjadi USD25.782 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD9,5 atau 0,9% menjadi USD1,067,6 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini