Mal di Ujung Tanduk Tanpa Pengunjung? Selengkapnya di Special Dialogue Okezone

Hafid Fuad, Jurnalis · Jum'at 30 Juli 2021 08:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 320 2448259 mal-di-ujung-tanduk-tanpa-pengunjung-selengkapnya-di-special-dialogue-okezone-f0BvmhjnVe.jpg Dampak PPKM pada Pengelola Pusat Perbelanjaan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pandemi Covid-19 dirasakan berat bagi berbagai sektor ekonomi. Termasuk bagi pusat perbelanjaan serta mal.

Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengungkapkan kondisi yang amat tidak mudah bagi pusat perbelanjaan walau sudah ada keringanan di wilayah PPKM Level 3.

Baca Juga: Mal Boleh Buka di PPKM Level 3, Pengelola: Pengunjung Masih Minim

Keringanan tersebut akan mewajibkan mal tutup jam 5 sore dan kapasitas hanya 25%. Ini berarti mal akan merugi dua kali yaitu kehilangan puncak kunjungan masyarakat pada malam hari serta kapasitas buka minimal.

Sehingga, APPBI menyebut pembukaan pusat perbelanjaan secara terbatas di wilayah Level 3 tetap memberatkan pelaku usaha.

Baca Juga: Pengelola Mal Lebih Butuh Pembebasan Pajak Biaya Sewa

"Pusat perbelanjaan mayoritas ada di PPKM level 4. Sementara keringanannya boleh beroperasi untuk kapasitas 25% saja dan buka sampai dengan pukul 17.00 saja. Ini berarti ada hantaman yang kami rasakan," tutur Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja dalam wawancara khusus Special Dialogue dengan Okezone di Jakarta.

Alphonzus menjelaskan, malam hari sebagai puncak kunjungan atau peak hour bagi pusat perbelanjaan dan restoran. "Jika hanya beroperasi sampai dengan pukul 17.00 saja maka pusat perbelanjaan dan restoran akan kehilangan puncak kunjungan," katanya.

Lalu, apakah mal dan pusat perbelanjaan ini bakal mengibarkan "bendera putih"?

Simak wawancara Okezone dengan Ketua Umum APPBI Alphonzus Widjaja yang buka-bukaan mengenai kondisi terkini mal dan pusat perbelanjaan dalam Special Dialogue di Okezone.com yang tayang pada Senin 2 Agustus 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini