5 Fakta Menarik Ancaman Lebih Ngeri dari Covid-19, Apa Itu Bu Sri Mulyani?

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 05:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 30 320 2448422 5-fakta-menarik-ancaman-lebih-ngeri-dari-covid-19-apa-itu-bu-sri-mulyani-6QB61PbSgG.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan ancaman perubahan Iklim (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan ancaman baru bagi Indonesia di tengah pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Bahkan ancaman yang lebih mengerikan dari Covid-19.

Ancaman ini yakni perubahan iklim. Perubahan iklim kini ancaman global yang dampaknya akan dirasakan seluruh dunia tanpa terkecuali, seperti pandemi Covid-19. Berikut adalah fakta ancaman perubahan iklim yang dirangkum Okezone, Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga: Jokowi: WHO Belum Bisa Prediksi Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir

1. Perubahan Iklim

Sri Mulyani menjelaskan climate change adalah global disaster yang magnitudenya diperkirakan akan sama seperti pandemi Covid-19, nanti tidak ada satu negara yang bisa escape atau terbebas dari ancaman climate change.

 2. Ancaman Global

Perubahan iklim adalah ancaman global yang nyata dan sudah dipelajari oleh berbagai ilmuwan yang menggambarkan bahwa dunia ini mengalami pemanasan global.

Baca Juga: Viral Video Air Keran Mengandung Virus Corona, Ternyata Ini Penyebabnya

3. Emisi CO2

Pembangunan yang terjadi di semua negara akan membuat semakin sejahtera, mobilitas semakin tinggi, penggunaan energi semakin besar, dan tekanan terhadap sumber daya alam menjadi sangat sangat nyata.

“Seluruh kegiatan manusia juga makin menghasilkan CO2 emission atau emisi karbon yang mengancam dunia dalam bentuk kenaikan suhu,” ujar Sri Mulyani.

4. Seluruh Dunia Berusaha

Saat ini, dunia sedang berlomba-lomba untuk menghindarkan kenaikan suhu sebesar 1,5 derajat sehingga implikasi katastropik tidak terjadi.

“Seluruh dunia sekarang berikhtiar untuk menghindarkan dampak katastropik dari climate change ini dan momentum ini sekarang meningkat di dalam beberapa pertemuan para pemimpin-pemimpin dunia,” ujarnya.

5. Indonesia Diperhitungkan

Indonesia sebagai salah satu negara yang besar dari sisi geografi, jumlah penduduk, size ekonomi, akan menjadi negara yang diperhitungkan dan bahkan akan dilihat di dalam partisipasinya untuk menangani risiko perubahan iklim ini, termasuk emisi karbon.

“Carbon emission itu seluruh dunia terkena dan bisa siapa saja mengeluarkan emisi, maka kita juga harus mampu mendudukkan Indonesia di dalam konteks ancaman global ini dan sekaligus mendudukkan Indonesia di dalam konteks kesiapan kita sehingga kita tidak didikte, tapi kita justru ikut membentuk apa yang disebut tatanan global baru. Indonesia tidak seharusnya selalu dalam situasi menunggu dan defensif dan kemudian negara lain atau otoritas lain membuat regulasi, baru kita tergopoh-gopoh menyesuaikan,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini