Cek Rekening! 5 Bank Transfer BLT Subsidi Gaji, Ini 4 Faktanya

Hafid Fuad, Jurnalis · Minggu 01 Agustus 2021 04:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 320 2448782 cek-rekening-5-bank-transfer-blt-subsidi-gaji-ini-4-faktanya-YOxsko8yJx.jpg BLT Subsidi Gaji di 2021 Cair. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - BLT subsidi gaji Rp1 juta siap ditransfer ke rekening pekerja. Apalagi BPJS Ketenagakerjaan sudah memberikan 1 juta data pekerja ke pemerintah.

BLT subsidi gaji ditargetkan menyasar 8,7 juta pekerja di wilayah terdampak PPKM Level 3 dan 4.

Berikut beberapa fakta-fakta yang dikumpulkan Okezone mengenai BLT subsidi gaji; Minggu (1/8/2021): 

1. Data Penerima BLT Subsidi Gaji

Direktur Utama BPJSKetenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo menyerahkan data 1 juta penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah.

Ida menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 masih berlangsung telah memberikan tekanan pada kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Data Penerima BLT Subsidi Gaji

"Pemerintah sangat memahami kesulitan yang dihadapi oleh seluruh masyarakat termasuk yang dihadapi oleh para pekerja dan pengusaha dalam situasi sulit seperti ini," ujar Ida dalam konferensi pers virtual di Jakarta.

2. Tinggal Menunggu Waktu

Penyaluran BLT subsidi gaji tinggal menunggu waktu saja. Nantinya, para pekerja yang memenuhi syarat akan mendapatkan BLT subsidi gaji sebesar Rp500.000 untuk dua bulan, sehingga totalnya Rp1 juta.

"BLT subsidi gaji sekali penyaluran (Jadi dapat Rp1 juta)," kata Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi.

Menurut rencana, total 8 juta pekerja yang terdampak PPKM level 4 akan mendapatkan BLT subsidi gaji dengan syarat gaji di bawah Rp3,5 juta. Saat ini, Kemnaker terus mematangkan data pekerja yang menerima BLT subsidi gaji agar tidak salah sasaran.

"Kita ingin betul-betul tepat sasaran governansinya bagus," katanya.

Baca Juga: BLT UMKM Rp15,3 Triliun untuk 12,8 Juta Pelaku Usaha

Setelah datanya sudah valid dan lengkap, BLT subsidi gaji bisa langsung disalurkan ke rekening pekerja. Ditargetkan, BLT subsidi gaji masuk rekening pada awal Agustus 2021."Mudah-mudahan segera bisa kita salurkan," katanya.

3. Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

BLT subsidi gaji Rp1 juta dipastikan cair untuk 8,7 juta pekerja. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa pemerintah sangat memahami kesulitan yang dihadapi oleh seluruh masyarakat termasuk yang dihadapi oleh para pekerja dan pengusaha dalam situasi sulit seperti ini.

Untuk meringankan beban ekonomi dan meningkatkan daya beli pekerja/buruh, maka pemerintah memutuskan untuk menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji tahun 2021.

"BSU tahun 2021 ini berbeda dari BSU tahun 2020, di mana besarannya adalah Rp500 ribu untuk 2 bulan yang akan diberikan sekaligus, sehingga berjumlah Rp1 juta yang akan disalurkan langsung ke rekening pekerja/buruh," ujar Ida Fauziyah.

4. Langsung Masuk Rekening Penerima

Penyaluran BSU ini langsung ke rekening bank penerima bantuan. Para penerima BSU yang memiliki mobile banking langsung dapat mengecek di gadgetnya masing-masing atau bisa langsung ke ATM dan kantor bank penyalur dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Bank penyalur BSU/BLT subsidi gaji adalah bank milik negara yang terhimpun dalam Himbara, antara lain BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Khusus untuk penyaluran dana BSU kepada pekerja/buruh di wilayah provinsi Aceh, menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI).

"Bagi penerima bantuan yang belum memiliki rekening di bank-bank tersebut, Kemnaker akan membukakan rekening secara kolektif di bank Himbara dan BSI," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida

5. Syarat Pekerja yang Mendapatkan.

Adapun syarat pekerja/buruh yang akan menerima BSU adalah sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK)

2. Terdaftar sebagai peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja yang masih aktif dalam BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2021.

3. Mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp3,5 juta dengan ketentuan bekerja di wilayah di UMP/UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP/UMK dibulatkan ke atas hingga ratusan ribu rupiah penuh. Sebagai contoh, UMK Karawang sebesar Rp4.798.312, maka dibulatkan menjadi Rp4,8 juta.

4. Bekerja di wilayah PPKM level 3 dan level 4 yang ditetapkan oleh pemerintah.

5. Diutamakan yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali pendidikan dan kesehatan sesuai klasifikasi data sektoral di BPJSTK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini