Diplomasi Bantu Buka Pasar Ekspor Produk Indonesia

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Sabtu 31 Juli 2021 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 31 320 2448848 diplomasi-bantu-buka-pasar-ekspor-produk-indonesia-HzG76T9B6l.jpg Peluang Ekspor RI di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com/Pelindo 2)

JAKARTA- Indonesia memiliki peluang besar meningkatkan ekspor khusunya di pasar Asia Tenggara. Perwakilan Indonesia di luar negeri pun diharapkan membantu mendorong dan mempromosikan produk lokal.

"Kita (Indonesia) sebenarnya memiliki banyak peluang, sebenarnya kami perwakilan di luar membantu untuk meningkatkan nilai ekspor di Indonesia. Pak Jokowi sudah meminta 132 perwakilan kita di luar negeri untuk aktif tidak hanya mempromosikan barang dan produk eskpor kita akan tetapi kita juga ikut menentukan harga," kata Mantan Dubes RI untuk Argentina Jonny Sinaga, melalui webinar virtual, Sabtu (31/7/2021).

Baca Juga: Perdana, RI Ekspor Produk Buatan Desa ke Eropa hingga Timur Tengah

Dirinya menyampaikan, pihak duta besar Indonesia di luar negeri siap membantu dan melakukan berbagai negosiasi untuk bisa mempromosikan barang ekspor di berbagai industri.

"Untuk melakukan itu tentu bisa dilakukan jika misalkan kita memiliki hubungan akrab dengan pengusaha tersebut, adanya diplomasi. Seperti yang dilakukan Pak Dito (Kepala Sekolah Ekspor) sering adanya peluang untuk bisa berkomunikasi, berkonsolidasi dan menjalin hubungan dengan berbagai lini," paparnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Buat 5 Aturan Perdagangan Indonesia dengan Negara Mitra

Menurut Jhonny apa yang dilakukan oleh sekolah ekspor setiap minggu bisa membantu memfasilitasi pemerintah untuk meningkatkan nilai ekspor di Indonesia melalui gagasan dan bisa diimplementasikan oleh Pemerintah.

"Sebenarnya forum ini bisa membantu, dan kita tahu saat ini Indonesia masih menempati nomor lima di ASEAN di bawah singapura, thailand dan juga Malaysia dan kita harus tetap maju dan semua lini harus bisa berkontribusi untuk ini," ujarnya.

Meskipun demikian, untuk memajukan nilai ekspor pihaknya mengaku harus adanya konsolidasi dan beberapa kerjasama untuk mengandeng berbagai elemen untuk meningkatkan ekspor khusunya di Indonesia.

"Sebenarnya semua ingin memajukan ekspor itu tetapi, pemerintah juga terus berupaya menjalin berbagai hubungan bilateral dengan berbagai negara dan kita sama-sama support dan melakukan seperti apa yang dilakukan pak Andito menjalin komunikasi-komunikasi dan konsolidasi lebih sering lagi," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini