IHSG Dibuka Menguat 28 Poin ke Level 6.098

Aditya Pratama, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 09:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 278 2449427 ihsg-dibuka-menguat-28-poin-ke-level-6-098-UQg3cmFsec.jpg IHSG Menguat. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Agustus 2021. IHSG naik 28,44 poin atau 0,47% ke 6.098.

Pada pembukaan perdagangan, Senin (2/8/2021), terdapat 224 saham menguat, 100 saham melemah, dan 180 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp650,9 miliar dari 1,09 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Baca Juga: Awali Agustus, IHSG Diprediksi Melemah pada Level 6.008-6.096

Indeks LQ45 naik 5,09 poin atau 0,62% ke 828,13, indeks JII naik 2,94 poin atau 0,55% ke 535,73, indeks IDX30 naik 3,08 poin atau 0,70% ke 441,27, dan indeks MNC36 naik 2,03 poin atau 0,73% ke 278,21.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) naik Rp95 atau 11,31% ke Rp935, saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) naik Rp24 atau 9,02% ke Rp290, dan saham PT Campina Ice Cream Industry Tbk (CAMP) naik Rp22 atau 8,46% ke Rp282.

Baca Juga: 5 Fakta Turunnya IHSG Sepekan, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp7.233,760 Triliun

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) turun Rp55 atau 6,92% ke Rp740, saham PT PAM Mineral Tbk (NICL) turun Rp11 atau 5,98% ke Rp173, dan saham PT PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) turun Rp40 atau 5,45% ke Rp695.

Namun demikian, Analis Reliance Sekuritas  Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal pergerakan IHSG pulled back upper bollinger bands dan membentuk double top jangka pendek dengan level resistance sekitar 6.160. Momentum bearish tersignal pada indikator RSI dan Stochastic menjadi salah satu tekanan Investor untuk melakukan aksi jual diakhir bulan. Kondisi Indikator MACD sedikit berada pada area overvalue dengan divergence negatif pada histogram.

"Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi pada perdagangan selanjutnya menguji support Moving Average 20 hari yang berada dilevel 6.057 hingga support psikologis 6.000 pada skenario bearish lanjutan. Support resistance IHSG diperkirakan para rentang 6.008-6.096," ujar Lanjar dalam risetnya.

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantarnya; ASII, ADRO, BSDE, ICBP, MAIN, TINS, SMRA.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini