Kalbe Farma Raup Laba Rp1,49 Triliun di Semester I-2021

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 278 2449588 kalbe-farma-raup-laba-rp1-49-triliun-di-semester-i-2021-Odo2f1RGJk.jpeg Kalbe Farma Raup Laba (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) meraih laba bersih sebesar Rp 1,49 triliun pada semester I-2021. Nilai ini meningkat 7,9% dari semester I-2020 yang mencapai Rp 1,38 triliun.

“Peningkatan kinerja ini seiring dengan kegiatan bisnis yang mulai membaik dalam beberapa bulan terakhir,”kata Chief Financial Officer Kalbe Farma, Bernadus Karmin Winata dalam siaran persnya di Jakarta, seperti dikutip Harian Neraca, Senin(2/8/2021).

Disampaikannya, pemerintah juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada semester I-2021 sebesar 3,1-3,3%, meningkat dibandingkan kuartal I-2021 yang sempat mengalami kontraksi. Kedepan, lanjutnya, perseroan akan menjaga pertumbuhan dengan melakukan inovasi melalui penyediaan layanan dan produk yang lebih terjangkau yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Dulu Rugi, Kini Emiten RS Siloam Raup Laba Rp152 Miliar

Selain itu, Kalbe Farma juga beradaptasi dengan mengeluarkan produk kesehatan seperti herbal, suplemen, vitamin dan obat-obatan. Perseroan juga mengeluarkan produk nutrisi yang lebih terjangkau dan layanan tes serta diagnostik yang berhubungan dengan pandemi Covid-19.

Perseroan menggabungkan strategi pengelolaan portofolio produk, mengelola efektivitas kegiatan penjualan dan pemasaran, melakukan transformasi pemanfaatan teknologi digital, serta memonitor biaya-biaya operasional lainnya untuk mempertahankan tingkat laba bersih.

Baca Juga: Vale Indonesia Raih Pendapatan USD414,94 Juta di Semester I-2021

"Selain itu, Kalbe terus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk internal maupun eksternal serta melakukan edukasi kepada pasar melalui berbagai saluran komunikasi,"jelasnya.

Adapun penjualan bersih pada semester I-2021 tercatat sebesar Rp 12,37 triliun atau bertumbuh 6,6% dari semester I-2020. Peningkatan penjualan ditopang oleh divisi distribusi dan logistik yang mencatat peningkatan penjualan bersih sebesar 15,6% dari Rp 3,75 triliun menjadi Rp 4,34 triliun serta menyumbang 35,1% terhadap total penjualan bersih perseroan.

Divisi obat resep membukukan peningkatan penjualan sebesar 5,4% dari Rp 2,56 triliun menjadi Rp 2,7 triliun serta menyumbang 21,9% dari total penjualan bersih Kalbe. Divisi Produk kesehatan meraih peningkatan penjualan sebesar 3,1% menjadi Rp 2 triliun dengan kontribusi sebesar 16,2% terhadap total penjualan bersih. Penjualan bersih divisi nutrisi tercatat sebesar Rp 3,32 triliun pada semester I-2021 atau menurun sebesar 0,5% dari pencapaian pada tahun sebelumnya dan menyumbang 26,9% dari total penjualan bersih Kalbe pada semester pertama tahun 2021.

Laba usaha meningkat 7,3% menjadi Rp 1,84 triliun pada semester I-2021. Rasio laba usaha terhadap penjualan meningkat menjadi 14,9% dari 14,8% pada periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak penghasilan pada semester I-2021 sebesar Rp 1,92 triliun atau bertumbuh 6,6% dengan margin laba sebelum pajak penghasilan mencapai 15,6%, stabil dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini