Harga Batu Bara Naik, Indika Energy Kantongi Laba USD55,8 Juta

Antara, Jurnalis · Senin 02 Agustus 2021 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 02 278 2449604 harga-batu-bara-naik-indika-energy-kantongi-laba-usd55-8-juta-6eka9GZjQt.jpg Kenaikan harga batu bara picu peningkatan laba Indika Energy (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Indika Energy Tbk mencetak laba inti sebesar USD55,8 juta setara Rp807,3 miliar sepanjang semester I 2021. Laba Indika Energy meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD6,5 juta.

Wakil Direktur Utama dan Group CEO Indika Energy Azis Armand mengatakan peningkatan permintaan dan terbatasnya pasokan batu bara telah meningkatkan harga jual batu bara yang turut berperan dalam peningkatan laba bersih perseroan.

Baca Juga: Ekspansi Bisnis, Indika Akuisisi Nusantara Resources Ltd Rp645,3 Miliar

"Sepanjang semester I 2021, perseroan berhasil mencatatkan kinerja yang solid dan mencapai target produksi batu bara yang ditetapkan," katanya dilansir dari Antara, Senin (2/8/2021).

Indika Energy juga mencatat hasil positif untuk laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD12 juta meningkat dibandingkan rugi bersih sebesar USD21,9 juta pada semester I 2020.

Baca Juga: Gandeng Perusahaan India, Indika Energy Garap Proyek PLTS Senilai Rp7 Triliun

Peningkatan kinerja anak-anak perusahaan serta peningkatan permintaan dan perbaikan harga batu bara mendongkrak kinerja perseroan secara keseluruhan.

Indika Energy membukukan pendapatan USD1,28 miliar atau meningkat 14,1% dari capai periode tahun lalu sebesar USD1,12 miliar.

Laba kotor perseroan tercatat sebesar USD294,0 juta atau meningkat 68,7% dibandingkan periode semester I 2020 sebesar USD174,3 juta.

Sementara itu beban keuangan perseroan meningkat 15,9% dari USD47,6 juta menjadi USD55,2 juta akibat peningkatan beban bunga atas obligasi baru dengan tingkat kupon yang lebih tinggi serta tambahan utang sebesar USD125 juta untuk mendanai investasi diversifikasi.

"Investasi diversifikasi Indika Energy meliputi tambang emas, teknologi digital, energi baru dan terbarukan, kendaraan motor listrik, juga solusi berbasis alam atau nature based solutions. Kami menargetkan 50% pendapatan dari sektor non-batu bara pada tahun 2025," kata Aziz.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini