Akhirnya Ramayana Bisa Cetak Laba Rp137,8 Miliar saat Pandemi

Aditya Pratama, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 278 2450083 akhirnya-ramayana-bisa-cetak-laba-rp137-8-miliar-saat-pandemi-XERQYvApjt.jpg Ramayana Raup Laba (Foto: Okezone/Shutterstock)

JAKARTA - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal II-2021. Pada laporan keuangan per 30 Juni 2021, Perseroan mencatatkan laba sebesar Rp137,82 miliar atau naik 2.470% dibanding 30 Juni 2020 dengan laba sebesar Rp5,36 miliar.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,71 triliun atau naik 16,49% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,47 triliun dengan laba per saham dasar Rp20,67.

Baca Juga: Semen Laris Manis, Laba Bersih SMCB Naik 203%

Adapun pendapatan Perseroan terdiri atas penjualan barang beli putus dan komisi penjualan konsinyasi. Penjualan barang beli putus tercatat Rp1,37 triliun atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp1,22 triliun. Sementara itu, komisi penjualan konsinyasi tercatat Rp346,71 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp247,66 miliar.

Baca Juga: Kalbe Farma Raup Laba Rp1,49 Triliun di Semester I-2021

RALS mencatatkan adanya kenaikan beban pokok penjualan barang beli putus di kuartal II-2021 menjadi Rp953,17 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp860,07 miliar, beban penjualan juga mengalami kenaikan menjadi Rp10,57 miliar dari sebelumnya Rp5,05 miliar, dan biaya keuangan naik menjadi Rp15,40 miliar dari sebelumnya Rp2,69 miliar.

Sementara itu, kas neto yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp394,66 miliar, kas neto yang digunakan untuk aktivitas investasi tercatat Rp719,21 miliar, dan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan tercatat Rp338,44 miliar.

Ramayana Lestari Sentosa mencatatkan liabilitas sebesar Rp1,39 triliun dan ekuitas Rp3,62 triliun. Adapun total aset perseroan menurun menjadi Rp5,02 triliun dibanding tahun 2020 sebesar Rp5,28 triliun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini