Peran Penting Erick Thohir dalam Karier Greysia Polii, dari Olimpiade 2012 hingga Raih Emas

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 03 Agustus 2021 12:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 03 320 2450079 peran-penting-erick-thohir-dalam-karier-greysia-polii-dari-olimpiade-2012-hingga-raih-emas-OCo44DlJIC.jpg Greysia-Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020 (Foto: Reuters)

JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mempunyai peran penting dalam karier atlet bulutangkis Greysia Polii. Erick Thohir terus memberi semangat kepada Greysia Polii dari Olimpiade 2012, Olimpiade 2016 hingga akhirnya mendapat emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Pada Olimpiade London 2012, Erick Thohir merupakan Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, sementara Greysia adalah peserta yang bertanding di cabang olahraga bulutangkis. Dia berpasangan dengan Meiliana Jauhari.

Namun, Greysia dan Meiliana harus menelan pil pahit lantaran didiskualifikasi. Perkaranya, keduanya dinilai melanggar kode etik karena sengaja mengalah di babak Grup C cabor bulutangkis saat menghadapi Ha Jung-eun dan Kim Min-jung dari kontingen Korea Selatan (Korsel).

"Mengenang kembali saat saya menjadi Chef de Mission Tim Indonesia di Olimpiade London 2012. Saat itu Greysia Polii dengan pasangannya Meiliana Jauhari harus mundur dari ajang Olimpiade,” ujar Erick dalam akun Instagram, dikutip, Selasa (3/8/2021).

Baca Juga: Cetak Sejarah di Olimpiade Tokyo 2020, Raket Greysia Polii/Apriyani Rahayu Masuk Museum IOC

Kendati demikian, persoalan diskualifikasi tidak membuat pemimpin kontingen Indonesia murka. Erick justru memberikan dukungan dan semangat terhadap Greysia dan Meiliana, di mana keduanya tidak bisa menyerah begitu saja.

"Sebagai CDM tidak ada waktu untuk kecewa, saya harus mengangkat kembali semangat Greysia," kata Erick.

Erick Thohir menyebut diskualifikasi di Olimpiade London 2012 dan upaya Greysia Polii untuk memutuskan pensiun dini sejak 2017 lalu, akhirnya terbayar di Olimpiade Tokyo 2020.

Di mana, Ganda putri Indonesia Greysia yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu berhasil menyabet medali emas pertama untuk Indonesia. Keduanya, mengalahkan duo China, Chen Qingchen dan Jia Yifan pada final 21-19 dan 21-15 di Musashino Forest Sports Plaza, Senin (2/8/2021) siang WIB.

"Hari ini adalah pembuktian dari perjuangan. Buah dari kerja keras dan kegigihan yang luar biasa. Sebuah sikap yang bisa menjadi contoh anak bangsa lainnya, bahwa selalu ada asa selama kita terus berusaha dan memberikan yang terbaik,” tutur Erick.

Saat berbincang secara virtual dengan Greysia dan Apriyani, Erick mengungkapkan rasa kagumnya atas gebrakan keduanya saat bertanding. "Tadi permainannya luar biasa, top, top. Selamat," ungkapnya.

Greysia pun mengucapkan rasa syukur kepada Erick yang terus memberikan dukungan kepada tim Indonesia sejak Olimpiade London 2012.

"Makasih Pak, Bapak yang selalu bilang sama saya jangan menyerah," kata Greysia Polii kepada Erick Thohir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini