Tingkat Literasi Masyarakat di Pasar Modal Hanya 5%, Ini Penyebabnya

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis · Kamis 05 Agustus 2021 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 278 2451261 tingkat-literasi-masyarakat-di-pasar-modal-hanya-5-ini-penyebabnya-jbFZhAdLta.jpg BEI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat khususnya di sektor pasar modal hanya 5%. Persentase ini menurut OJK jauh di bawah tingkat literasi keuangan nasional dengan rata-rata yang mencapai 38%.

Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tirta Segara menyatakan bahwa literasi keuangan di pasar modal penting bagi investor dalam pengambilan keputusan.

"Saya memiliki keyakinan bahwa investor ritel yang melek keuangan akan dapat melindungi dirinya sendiri dari praktik penipuan dan investasi ilegal," kata Tirta dalam Webinar Edukasi Keuangan 'Like It' secara virtual di Youtube Jasa Keuangan, Kamis (5/8/2021).

Seperti diketahui, data mencatat bahwa pada semester 1-2021, jumlah investor ritel pasar modal menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan sebesar 96% year on year. Angka ini didominiasi oleh kalangan Milenial dan Gen Z.

Baca Juga: Pemulihan Ekonomi, Jadi Alasan Banyak Perusahaan IPO Tahun Ini

Meleknya literasi keuangan khususnya di pasar modal, terang Tirta, dapat membantu investor dalam mempertimbangkan aspek risiko, legalitas produk, dan kewajaran penawaran produk.

Baca Juga: BEI: Potensi Penggalangan Dana Pasar Modal Rp34,4 Triliun pada 2021

"Mereka yang melek literasi juga dapat memilih produk investasi yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuannya dengan mempertimbangkan aspek risiko, legalitas produk, serta kewajaran penawaran produk. Oleh karena itu segala upaya untuk meningkatkan literasi keuangan khususnya di pasar modal terus kita dorong, " jelas Tirta.

Tak lupa, Tirta juga meminta kepada investor untuk tidak ragu melaporkan dugaan investasi ilegal kepada pihak OJK.

"Jika bapak ibu ragu-ragu terhadap penawaran investasi, Anda sekalian bisa menghubungi kontak OJK di 157 atau kontak khusus Whatsaapp di 081157157157. Anda dapat menghubungi nomor ini apabila ragu-ragu terhadap perusahaan yang menawarkan investasi," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini